JawaPos Radar | Iklan Jitu

Indonesia Butuh Lebih dari Sekadar Menang

06 September 2016, 16:53:00 WIB | Editor: fimjepe
Indonesia Butuh Lebih dari Sekadar Menang
PANTANG KALAH: Para pemain Timnas Indonesia dituntut untuk menang dan main bagus melawan Malaysia. (Angger Bondan/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com- Persiapan mepet, kompetisi mandek, dan pembatasan pemanggilan pemain untuk tiap klub. Itu sederet alasan yang membuat tim nasional (timnas) diragukan bakal tampil menggigit di Piala AFF 2016.

Bisa dipastikan keraguan itu akan kian menjadi-jadi jika Garuda –julukan Timnas Indonesia– tampil tidak meyakinkan saat menjamu Malaysia dalam uji coba malam nanti di Stadion Manahan, Solo, Selasa malam ini (6/9). Bahkan, menang saja mungkin tidak cukup.

Pelatih Indonesia Alfred Riedl sadar akan ekspektasi tersebut. Karena itulah, dia sudah menekankan kepada pasukannya agar tidak mengutamakan hasil akhir. ’’Dalam dua pertemuan terakhir, saya memang sudah berkali-kali mengingatkan kepada pemain agar lebih fokus pada strategi yang kami terapkan sepanjang latihan,’’ kata pelatih asal Austria tersebut.

Yang dimaksud Riedl adalah bermain lepas, cepat, dan mengutamakan penguasaan bola. Untuk formasi, melawan Malaysia, Riedl berencana menggunakan formasi 4-4-2 dengan memercayakan Boaz Solossa dan Irfan Bachdim sebagai tukang gedor. Andik Vermansah dan Zulham Zamrun yang sama-sama cepat dan piawai melewati lawan diplot sebagai penusuk dari sisi kiri dan kanan lapangan.

Evan Dimas Darmono yang menjalani debut timnas senior di Piala AFF 2014 di bawah Riedl hampir pasti kembali dipercaya mengomandani lini tengah. Didampingi mantan rekannya di timnas U-19, Ichsan Kurniawan, yang tampil cemerlang bersama Sriwijaya FC di Indonesia Soccer Championship (ISC). Sementara itu, kuartet Benny Wahyudi, Yanto Basna, Hansamu Yama, dan Abduh Lestaluhu akan mengawal pertahanan.

Pada latihan terakhir Senin malam (5/9), para pemain tersebut sengaja dikumpulkan dalam satu tim yang sama. Meski begitu, Riedl menyebutkan bahwa semua masih bisa berubah bergantung kondisi terakhir pemain. Misalnya, posisi Zulham bisa saja digantikan Irsyad Maulana yang dalam beberapa pertandingan terakhir di ISC tampil prima.

Zulham juga bisa maju menjadi tandem Boaz di lini depan bila Irfan Bachdim mengalami kebuntuan. ’’Kami punya banyak strategi dan kami punya dua pemain terbaik di setiap posisi. Jadi, kapan pun saya bisa melakukan rotasi, apalagi batas maksimal pergantian pemain adalah enam orang,’’ tutur Riedl.

Di sisi lain, pelatih Malaysia Ong Kim Swee mengungkapkan, dirinya tidak begitu banyak mendapat informasi terkait kekuatan timnas Indonesia yang setahun terakhir vakum dari kompetisi internasional. ’’Dari semua pemain, yang terpantau oleh kami hanya Andik (Vermansah, Red) karena dia selama ini berkompetisi di Malaysia,’’ ujar Ong Kim Swee.

Meski begitu, pria berusia 45 tahun itu menegaskan bahwa timnya akan bermain fight sepanjang pertandingan. Ribuan penonton yang bakal memadati Stadion Manahan, Solo, pun akan dijadikan sebagai pelecut semangat. ’’Mental pemain kami akan benar-benar teruji dalam laga ini sebelum kami tampil di Piala AFF,’’ ucapnya. (ben/c17/ttg)

 

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up