alexametrics

Madura United Menguji Konsistensi, Persik Tuntaskan Peluang

6 Agustus 2022, 16:42:39 WIB

JawaPos.com – Belum lekang dari benak Fabio Lefundes derasnya tuntutan agar dia mundur dari kursi kepelatihan Madura United di Piala Presiden lalu. Apalagi, tim asuhannya juga tertatih-tatih musim lalu, meski akhirnya bisa lolos dari degradasi.

Beruntung bagi tim berjuluk Laskar Sape Kerrap itu, pelatih asal Brasil tersebut memilih bertahan. Menyingsingkan lengan baju tiap hari, melakukan pembenahan di sana-sini, dan semaian itu mulai berbuah.

Memang masih awal musim, tapi Madura United trengginas sekali. Dua laga, menang beruntun, mencetak 11 gol, dan hanya sekali kebobolan. Menghajar Barito Putera 8-0, lalu membekuk tuan rumah Persib Bandung 3-1.

’’Yang pasti, saya bekerja lebih dan lebih tiap harinya,” kata Lefundes ketika ditanya Jawa Pos apa yang membuat pasukannya tampil prima di awal musim.

Ini bukan kali pertama Laskar Sape Kerrap mengamuk di awal musim. Pada Liga 1 2017 mereka juga memenangi dua laga awal dan kemudian menjadi juara paro musim. Namun, di separo musim berikutnya, performa Madura United menurun dan akhirnya finis di posisi kelima.

Persoalannya ada pada konsistensi. Dan, malam ini di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Persik Kediri akan menguji apakah keganasan Madura United masih bisa berlanjut.

Lefundes tidak tahu apakah timnya sekarang bisa mencatat capaian lebih baik ketimbang skuad 2017. Yang pasti, dia terus melakukan pembenahan.

’’Tiap selesai pertandingan, yang ada di pikiran saya bukan langsung istirahat. Tapi, mengevaluasi dan apa yang harus dilakukan di pertandingan selanjutnya,” ungkapnya.

Lefundes bahkan mengaku saat ini lebih dekat dengan para pemain ketimbang keluarga. Tiap hari, selesai latihan, dia selalu mencoba berbicara dari hati ke hati dengan Fachruddin Aryanto dkk.

Itu juga yang dilakukan Javier Roca di Persik agar catatan tak pernah menang di dua laga awal bisa terhenti malam ini. Masuk ke hati dan pikiran seluruh pemain. ’’Kami harus menyatukan pikiran dan ego semua pemain. Saya selalu bilang pelan-pelan, tapi pasti,’’ tuturnya.

Secara teknis, Roca menilai pasukannya tidak tampil buruk di dua laga awal yang bermuara hanya pada satu poin. M. Taufiq dkk sudah bermain seperti yang dia instruksikan.

Satu hal yang membuat Persik gagal menang adalah penyelesaian akhir. ’’Kami harus segera benahi itu. Besok (hari ini) kalau ada peluang harus jadi gol,’’ tegasnya.

Masalahnya, kalau Madura United konsisten seperti di dua laga awal, mendapatkan peluang emas tidak akan mudah bagi Persik. Duet Fachruddin-Cleberson Martins kukuh di belakang. Dan, di barisan penyerangan, Malik Risadi serta Hugo Gomes sama-sama sedang on fire di tengah, dan Lulinha menunjukkan mengapa dulu dia jadi bintang timnas U-17 Brasil.

Tapi, jika tuan rumah lengah karena dibuai hasil gemilang dalam dua laga pertama, hati-hati saja. Kepada Renan Silva, Feri Pahabol, atau Riyatno Abiyoso, Persik punya kemampuan untuk menuntaskan peluang.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : rid/c17/ttg

Saksikan video menarik berikut ini: