alexametrics
Liga 1 2020

Persebaya Bikin Program Timbang Berat Badan, Genjot Pemain Overweight

6 Agustus 2020, 17:00:55 WIB

JawaPos.com – Persebaya Surabaya belum memastikan akan mulai mengadakan latihan. Mereka masih menunggu panduan protokol kesehatan dari PSSI. Meski begitu, tim pelatih sudah menyiapkan program untuk latihan perdana. Yakni, menimbang berat badan seluruh pemain.

’’Pertama latihan pasti kami cek semua kondisi pemain,’’ kata Aji Santoso, pelatih Persebaya, saat dihubungi Jawa Pos.

Menurut pelatih 50 tahun tersebut, program timbang berat badan sangat penting. ’’Jadi, kami bisa tahu kondisi pemain selama libur kompetisi,’’ ujarnya.

Nanti hanya ada dua hasil dari timbang berat badan tersebut. Pertama adalah pemain overweight. Kedua, pemain tetap memiliki berat badan ideal. Aji tentu berharap tidak ada pemain Green Force –julukan Persebaya– yang overweight.

’’Kalau overweight, artinya si pemain tidak bisa berlatih secara mandiri dengan baik,’’ tegas pelatih asal Kabupaten Malang tersebut.

Memang, latihan online terakhir dilakukan pada 13 Mei lalu. Namun, Aji menyayangkan jika ada pemainnya yang kelebihan berat badan. Sebab, meski libur, dia selalu mewanti-wanti pemainnya untuk selalu menjaga kondisi. ’’Apalagi, semua pemain ini kan masih terikat kontrak dengan klub dan mendapat gaji. Jadi, mereka harus tetap profesional,’’ jelas mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

Jika ada pemain overweight, apa konsekuensinya? Aji tidak menyiapkan sanksi apa pun. Dia hanya akan menggenjot latihan untuk pemain tersebut. Sebab, sang pemain harus secepatnya kembali dalam kondisi ideal. Karena itu, program timbang berat badan bakal memengaruhi pola latihan yang diberikan kepada pemain.

Jika banyak pemain yang tetap berada dalam kondisi baik, Aji menilai pekerjaannya bakal lebih mudah. ’’Artinya, pemain tersebut sudah menjaga kondisi dengan baik. Jadi, lebih mudah mengembalikan ke performa terbaik,’’ tuturnya. Dengan begitu, Aji bisa langsung berfokus menyentuh taktikal.

Masalahnya, Aji belum tahu kapan latihan akan diadakan. Namun, dia sudah meminta manajemen agar latihan bisa diselenggarakan bulan ini. ’’Saya sampaikan kepada manajemen agar latihan dilakukan selambatnya pekan kedua Agustus. Semoga bisa,’’ tuturnya.

Keinginan Aji itu cukup masuk akal. Sebab, idealnya persiapan sebelum kompetisi adalah dua bulan. Terlebih, saat ini beberapa klub sudah mulai berlatih. Di Jawa Timur (Jatim), Arema FC mulai kembali ke lapangan. Singo Edan –julukan Arema FC– sudah berlatih pada Senin (3/8) bersamaan dengan latihan perdana yang dilakukan juara bertahan Liga 1, Bali United. ’’Soal latihan, intinya kami masih menunggu keputusan manajemen,’’ tandas Aji.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads