alexametrics

Kompetisi Sudah Lama Usai, PSPS Masih Belum Selesaikan Tunggakan Gaji

6 Januari 2019, 14:10:17 WIB

JawaPos.com – Kabar kurang enak datang dari Riau. PSPS Riau disebut masih menyisakan tunggakan gaji pemain dan pelatih. Padahal, mereka sudah lama menyelesaikan kompetisi di Liga 2 2018.

PSPS, klub asal kota Pekanbaru itu, diketahui belum membayar semua gaji pemain dan pelatih selama tiga bulan. Padahal Liga 2 sudah berakhir awal Desember 2018. Pelatih PSPS Hendri Susilo mengatakan, masalah gaji memang belum dibayar hingga saat ini.

“Pemain saat itu melaporkannya tiga bulan yang belum dibayar,” ungkap Hendri. “Persisnya saya lupa bulannya.”

Dampak dari gaji yang belum dibayarkan ini, banyak pemain PSPS keluar untuk mencari klub baru. Bahkan, terkait gaji yang tertunggak ini, beberapa pemain PSPS pun sempat melapor ke APPI. “Setelah melapor mereka pindah klub,” imbuh Hendri.

Dia juga mengatakan bahwa gaji sebagai pelatih juga belum dibayar manajemen PSPS. “Gaji bulan Juni dan Juli jika tidak salah,” ujar pelatih asal Sumatera Barat itu.

Hendri sebenarnya sudah coba mengirim surat ke PT Liga Indonesia Baru, tetapi tidak ada kejelasan hingga saat ini. “Tidak ada jawaban yang jelas,” ungkapnya.

Sebagai pelatih dia merasa bertanggungjawab kepada pemain-pemain yang menanyakan masalah tersebut. Sebab, manajemen PSPS selalu mengatakan mereka belum mendapat subsidi dari federasi dan operator kompetisi.

“Pemain hampir semuanya yang belum digaji, tetapi yang membuat laporan hanya 10 orang,” ujarnya.

Manajemen PSPS juga diketahui sudah mengirim surat bahwa mereka tidak sanggup membayar gaji pemainnya. “PT Liga mengatakan dana subsidi untuk PSPS akan ditahan dua termin. Kami tidak tahu kenapa dipersulit,” imbuh Hendri.

“Semoga walaupun tidak untuk kami tetapi mewakili teman-teman, semoga tahun depan tidak terjadi hal seperti ini lagi. Hampir setiap tahun seperti ini,” harap Hendri.

Salah satu mantan pemain PSPS Tegar Hening Pangestu mengaku, gajinya belum dibayar sepenuhnya oleh tim. “Memang masih ada tunggakan, sudah tiga bulan DP dan gaji belum dibayar,” ucap Tegar.

Tegar juga mengatakan bahwa manajemen PSPS terkesan pasif. “Saat itu manajemen sudah kami tekan terus tetapi tidak respons,” jelas pemain yang kini membela Persis Solo itu.

Pemain PSPS juga sempat mogok bermain, tetapi manajemen PSPS selalu menjanjikan akan dibayar apabila mau kembali bertanding. “Tidak pernah dibayar sampai lima pertandingan. Kami juga toleransi dengan PSPS agar tidak disanksi PSSI karena walkout,” ujar Tegar.

Sementara itu, Media and Public Relation Manager PT LIB, Hanif Marjuni mengatakan belum mengetahui masalah dana subsidi tersebut. “Untuk masalah subsidi yang belum cair nanti akan saya cek dulu di finance, sekarang (kemarin, Red) kan finance sudah tutup. Jadi saya belum bisa memastikan kapan akan dibayarkan, akan saya cek dulu,” sebut Hanif. 

Editor : Agus Dwi W

Reporter : ana

Kompetisi Sudah Lama Usai, PSPS Masih Belum Selesaikan Tunggakan Gaji