alexametrics
Liga 1 2019

Banur Menghilang Tiba-Tiba, Kiper Ketiga yang Dipercaya, PSIS Merana

5 Desember 2019, 15:07:47 WIB

JawaPos.com – Setelah kembali dari istirahat turun minum, tak ada lagi sosok Bambang Nurdiansyah di pinggir lapangan. Justru Dragan Djukanovic yang merupakan direktur teknik yang terlihat memimpin PSIS Semarang dari tepi lapangan sejak awal babak kedua. Saat pertandingan berakhir pun, Banur –sapaan akrab Bambang Nurdiansyah– tak terlihat di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Tanpa sang pelatih, PSIS akhirnya menyerah dua gol tanpa balas dari tuan rumah Persipura Jayapura. Dua gol Persipura dicetak Titus Bonai saat pertandingan baru berjalan delapan menit dan Samassa Mahamadou (73’). Kekalahan itu membuat posisi tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut belum lepas dari ancaman degradasi. Sebab, PSIS baru mengumpulkan 37 poin. Angka itu masih jauh dari aman untuk tetap bisa berlaga di Liga 1 musim depan.

PSIS Semarang

Lalu, ke mana Banur menghilang? ”Saya mendapat laporan kalau beliau sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit. Karena itu, posisi di pinggir lapangan tadi diganti Dragan,” jelas Hendra Radiyanto, match commissioner laga Persipura lawan PSIS seusai pertandingan.

Informasinya, vertigo Banur kambuh saat turun minum. Pelatih asal Malang itu lantas dilarikan ke Rumah Sakit Delta Surya, Sidoarjo. Bukan hanya ”hilangnya” Banur yang menjadi misteri dalam laga kemarin sore. Tampilnya kiper ketiga PSIS Endang Subrata juga mengundang banyak pertanyaan suporter Semarang yang hadir di Gelora Delta. Apalagi, sebelum laga, Banur menyebut hanya kehilangan Septian David Maulana dan Claudir Marini. Artinya, kiper utama PSIS Jandia Eka Putra bisa dimainkan. Apalagi, Jandi juga turut dibawa ke Sidoarjo. Namun, kemarin mantan kiper Semen Padang itu justru tidak ada dalam daftar pemain. Di sisi lain, kiper kedua PSIS Joko Ribowo juga terlihat dalam kondisi fit.

”Itu bukan wilayah kewenangan saya. Itu wewenang pelatih,” jawab Dragan ketika ditanya soal pergantian penjaga gawang dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Jika PSIS tampil dengan penuh misteri, Persipura justru bermain begitu lepas. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu seakan tidak terbebani dengan hasil buruk sebelumnya. Ya, sebelumnya Persipura melewati lima laga tanpa kemenangan. Empat kali kalah dan sekali seri. Bermain begitu enjoy, Persipura tidak hanya berhasil menang. Tapi, mereka juga kini melompat lagi ke posisi kedua klasemen sementara.

”Kemenangan ini kami persembahkan untuk dr Agustinus Heatubun (dokter tim Persipura, Red) yang baru saja meninggal,” ujar pemain Persipura Gunansar Mandowen.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads