alexametrics
Kemelut Mes Persebaya

Tribun Lapangan Persebaya Dibongkar, Kompetisi Internal Tertunda Lagi

5 Juli 2019, 17:00:49 WIB

JawaPos.com – Kompetisi internal Persebaya Surabaya kembali gagal digelar. Awalnya, lanjutan kompetisi dijadwalkan pada 22 Juni lalu. Namun, pertandingan batal terlaksana karena Lapangan Persebaya, Karanggayam, masih dikunci sebagai buntut dari penyegelan mes Persebaya pada 15 Mei lalu.

Pemkot Surabaya sempat memberikan sinyal apik bagi kompetisi internal. Pekan lalu gembok sudah dibuka. Kompetisi internal pun siap kembali digelar Kamis (4/7).

Sayang, rencana tersebut kembali gagal. Kali ini alasannya adanya pembongkaran tribun. Atas kejadian tersebut, Direktur Amatir Persebaya Saleh Hanifah mengaku kecewa dan merasa dipermainkan pemkot.

Persebaya Surabaya

”Kami sudah bilang kalau kompetisi akan dimulai. Tetapi, ada pembongkaran itu. Lalu, meterialnya seperti genting dan tiang ditaruh di lapangan. Kan itu mengganggu. Jadi ya terpaksa saya tunda kembali,” ucapnya.

Saleh pun bingung kapan akan memulai kompetisi. Sebab, bagi dia, itu bukan sekadar agenda rutin, melainkan juga kompetisi yang bermanfaat untuk mencetak bibit baru pesepak bola Indonesia.

”Lapangan ini banyak sejarahnya. Banyak pemain kelas timnas yang dilahirkan dari kompetisi ini. Saya belum pikirkan opsi lapangan lain. Yang jelas, kompetisi ini harus tetap ada. Tetapi, kalau dilakukan di tempat lain kan rasanya akan berbeda,” imbuh Saleh.

Situasi tersebut membuat Rendi Irwan prihatin. Sebab, gelandang Persebaya itu juga termasuk pesepak bola yang lahir dari kompetisi internal. Bahkan, Rendi sempat menyampaikan rasa sedih dengan mem-posting video pembongkaran tribun di media sosialnya.

”Terlalu banyak kenangan bagi kami pemain yang pernah berlatih dan bermain di lapangan itu. Saya dulu dari ikut Mitra Surabaya sampai dipanggil Persebaya junior latihannya di situ,” tutur Rendi.

 


Persembahan untuk Suporter Indonesia

Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Pos dalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : nia/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads