JawaPos Radar

Eks Pemain Mitra Kukar Resmi Gabung Aceh United

05/01/2018, 09:45 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Eks Pemain Mitra Kukar Resmi Gabung Aceh United
Zikri Akbar memperkuat Aceh United (Rakyat Aceh)
Share this

JawaPos.com - Persiapan menghadapi Liga 2 2018 telah dilakukan semua kontestan. Setiap tim juga memiliki target masing-masing, termasuk Aceh United. Saat ini, di antara pemain yang direkrut salah satunya adalah Zikri Akbar.

Kabar eks pemain Mitra Kukar itu akan memperkuat tim berjuluk Laskar Iskandar Muda di Liga 2 2018 dibenarkan sang pemain. Dirinya mengaku sudah sepakat dengan kontrak yang disodorkan oleh manajemen Aceh United.

"Saya bergabung dengan Aceh United, alasan pertama karena Aceh, juga berpikir untuk membawa sepak bola Aceh ke kasta tertinggi. Saya juga berharap, dengan bergabungnya pemain-pemain berpengalaman dapat membangun kerja sama yang solid," beber pemain asal Aceh ini kepada Rakyat Aceh (Jawa Pos Group).

Pemain yang pernah menimba ilmu selama tiga tahun di Paraguay ini, memperkuat Mitra Kukar selama dua musim. Sebelumnya Zikri juga pernah bermain untuk Persita Tangerang dan Persija Jakarta.

Demi memperkuat Aceh United, Zikri mengaku telah menolak sejumlah tawaran dari klub lain. "Ada beberapa tim Liga 2 lain melakukan negosiasi, tapi saya membalas kalau di 2018 saya akan bermain untuk Aceh United," ujarnya.

"InsyaAllah prestasi terbaik akan kita raih bersama Aceh United. Alasan paling kuat sebenarnya adalah berada di Aceh, berarti saya berada di rumah sendiri yang sudah lama saya merindukannya. Saatnya kami memberikan yang terbaik untuk Nanggroe Aceh," cetusnya. Sebelumnya, kerabatnya di Mitra Kukar, Syahrizal juga sudah terlebih dahulu sepakat dengan Aceh United.

Klub yang akan diasuh pelatih asal Cile ini, nantinya akan bermarkas di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden Klub, Zaini Yusuf belum lama ini.

Dalam wawancaranya dengan Rakyat Aceh, Zikri Akbar juga menyinggung soal pelatih Simon Pablo Elissetche yang akan menjadi juru racik tim. "Menurut saya Simon pelatih berkarakter, tidak membedakan antarpemain, siapa yang menonjol, dia akan mainkan dan tidak melihat label pemain," imbuhnya.

Selama perjalanan karirnya bermain di beberapa klub Indonesia, Zikri sepakat bahwa karakter yang dimiliki Simon susah dicari untuk seorang pelatih di tanah air.

(epr/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up