alexametrics
SEA Games 2019

Pelatih Timnas U-23 Indra Sjafri: Kami Nggak Ada Tekanan Melawan Laos

4 Desember 2019, 07:00:51 WIB

JawaPos.com – Raut wajah pelatih timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri terlihat lebih cerah saat memasuki ruang konferensi pers di Binan Football Stadium. Indra lega. Sebab, asa tim asuhannya untuk lolos ke semifinal masih terjaga. Peluang Garuda Muda –julukan timnas U-23– terbuka seiring pesta gol ke gawang Brunei Darussalam pada matchday keempat grup B tadi malam.

Tak tanggung-tanggung. Delapan gol disarangkan Evan Dimas Darmono dkk. Osvaldo Haay menjadi bintang pada laga yang berlangsung di Binan Football Stadium itu. Pemain Persebaya Surabaya tersebut mencetak hat-trick pada menit ke-11, 45+2, dan 72. Egy Maulana Vikri menyumbang dua gol (menit ke-40 dan 80). Tiga gol lainnya dibagi rata Saddil Ramdani (50′), Witan Sulaeman (68′), dan Andy Setyo Nugroho (77′). ’’Kalau menang begini, mau tanya apa saja saya jawab,’’ kata Indra.

Wajar jika Indra terlihat semringah. Pasalnya, kemenangan besar tadi malam langsung mengerek kedudukan Evan Dimas dkk ke posisi kedua klasemen sementara grup B. Indonesia kini mengemas sembilan poin, sama dengan raihan Thailand yang tadi malam menang 2-0 atas Laos. Namun, Indonesia unggul selisih dan produktifitas gol (1 gol).

Meski demikian, Garuda Muda belum sepenuhnya aman. Mereka masih butuh kemenangan dan gol sebanyak-banyaknya ketika menghadapi Laos pada matchday terakhir grup B besok (5/12). Sebab, jika timnas menang, dan Thailand bisa mengalahkan Vietnam, poin ketiga tim bakal sama (12 poin). Kalau skenarionya seperti itu, juara dan runner-up grup akan ditentukan lewat selisih dan produktivitas gol. Karena itulah, Garuda Muda harus tetap memforsir kemenangan ketika menghadapi Laos.

Indra juga lega lantaran semua game plan yang dipersiapkan berjalan sempurna pada laga tadi malam. Meski, Evan Dimas dkk empat sulit mencetak gol pada sepuluh menit pertama. Namun, keran gol Garuda Muda mengalir deras saat memasuki menit kesebelas. ’’Sebenarnya masih banyak gol yang bisa terjadi. Ada beberapa kesempatan terbuang sia-sia,’’ terang Indra.

Bagaimana peluang melawan Laos besok? Indra tak ingin anak asuhnya bergantung pada hasil laga lain. ’’Kami nggak ada tekanan melawan Laos. Khawatir itu yang membuat kami bermasalah, jadi harus selalu optimistis berpikiran positif,’’ tandasnya.

Pelatih Brunei Darussalam Aminuddin Jumat mengakui keunggulan para pemain Indonesia. Dari empat matchday yang sudah dilakoni, kebobolan delapan gol tadi malam merupakan kekalahan terbesar Brunei di SEA Games 2019. Meski demikian, Aminuddin malah menganggap laga melawan Indonesia merupakan penampilan terbaik anak asuhnya.

’’Di atas usaha dan kerja keras pemain saya, ini merupakan game terbaik yang bisa kami persembahkan,’’ katanya. Aminuddin memberikan kredit positif mengenai peran kapten Indonesia Andy Setyo Nugroho. ’’Dia menghentikan sejumlah serangan kami,’’ pujinya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : nap/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads