alexametrics
Liga 1 2019

Manajer Persela: Sekarang yang Penting Posisi Kami Aman Dulu

4 Desember 2019, 07:30:51 WIB

JawaPos.com – Ketika isu ”dipaksa” degradasi berembus kencang menerpa Persela Lamongan, seluruh komponen tim pun merapatkan barisan. Mereka sepakat untuk mengubah jalan cerita tersebut. Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– percaya asa bertahan di strata tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia itu masih ada. Kini peluang Persela untuk tetap berkompetisi di Liga 1 musim depan pun kian lebar terbuka.

Hal tersebut seiring dengan kemenangan yang diraih di dua laga tandang terakhir. Setelah mempermalukan tuan rumah Borneo FC 2-1 (27/11), tadi malam (3/12) Persela membuat Persib Bandung gigit jari di depan pendukung sendiri. Laskar Joko Tingkir menekuk tim Maung Bandung dua gol tanpa balas dalam laga di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, tersebut. Padahal, tim asal Kota Soto itu harus bermain dengan sepuluh pemain sejak diusirnya Arif Satria pada menit ke-65.

Persela Lamongan

Dua gol Persela lahir dari proses yang hampir sama. Bermula dari tendangan bola mati yang dieksekusi Kei Hirose. Yang pertama, umpan gelandang asal Jepang tersebut berhasil dituntaskan Rafael ”Rafinha” Oliveira saat pertandingan baru berjalan 12 menit.
Sedangkan yang kedua, tendangan Kei salah diantisipasi bek Persib Achmad Jufriyanto pada menit ke-56. Sundulan Jufriyanto justru meluncur masuk ke gawang Persib yang dikawal I Made Wirawan. ”Target kami sebenarnya hanya satu poin. Tapi, di luar dugaan kami membawa pulang tiga poin,” kata pelatih Persela Nil Maizar.

Pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat, itu menilai kemenangan tersebut tak terlepas dari keyakinan para pemainnya terhadap kemampuan yang dimiliki. Berkali-kali Nil memang meyakinkan Eky Taufik dkk bahwa mereka sejatinya mampu bersaing. Bisa membawa Persela tetap bertahan di orbit tertinggi sepak bola nasional. Apa yang terus disuntikkan Nil tersebut diperlihatkan para pemain Persela di atas lapangan saat melawan Persib tadi malam.

”Ketika unggul satu gol, pemain begitu sabar. Mereka tetap tidak panik ketika bermain dengan sepuluh orang. Mereka percaya dengan kemampuannya. Rasa sabar itu yang membawa kami menang,” sebut Nil.

Dengan tambahan tiga poin dari Bandung, posisi Persela memang tetap tidak beranjak dari peringkat ke-15. Tapi, Persela semakin memperlebar jarak angka dengan tiga kesebelasan yang ada di zona merah. Tim dengan warna kebesaran biru muda tersebut kini memiliki 34 poin. Terpaut empat poin dari Perseru Badak Lampung FC dan Kalteng Putra yang mengumpulkan 30 angka. Serta berjarak enam poin dari Semen Padang di posisi juru kunci.

”Kami akan terus berjuang. Dan sekarang yang terpenting posisi kami aman dulu. Lepas dari bayang-bayang zona degradasi,” tutur Manajer Persela Edy Yunan Ahmadi.
Sementara itu, kekalahan tadi malam menjadikan Persib belum mampu beranjak dari raihan hasil negatif. Sudah tiga laga dilewati Maung Bandung tanpa kemenangan. Posisi mereka pun terpaku di tangga ke-10. Persib pun membuang kesempatan melompat ke peringkat kelima.

”Hasil yang tidak kami harapkan. Kami sangat kecewa. Saya rasa permintaan maaf tidak cukup. Kami akan terima semua kritik. Tapi, kami yakin tim ini akan bangkit,” tegas kapten Persib Supardi Nasir.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads