alexametrics
Liga 1 2019

Persebaya Kini Hanya Tertinggal Empat Poin dari Posisi Runner-up

3 Desember 2019, 08:00:57 WIB

JawaPos.com – Madura United hampir berpesta dalam laga kandang terakhirnya di Liga 1 musim ini. Hingga menit ke-82, mereka masih unggul 2-1 atas Persebaya Surabaya dalam laga di Stadion Gelora Bangkalan tadi malam.

Tapi, Persebaya membalikkan keadaan hanya dalam waktu lima menit. David da Silva mencetak gol penyeimbang 2-2 pada menit ke-83. Pemain pengganti Irfan Jaya kemudian memastikan kemenangan Persebaya setelah membobol gawang M. Ridho pada menit ke-88.

Persebaya Surabaya

Hasil tersebut membuat pelatih Aji Santoso belum ternoda bersama Green Force, julukan Persebaya. Dari lima laga bersama Persebaya, Aji meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Soal performa yang kian menanjak, Aji memilih merendah. ”Alhamdulillah, ini semua juga berkat kerja keras pemain,” tutur mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Lima laga tanpa kekalahan membuat Persebaya kian dekat dengan papan atas. Mereka kini berada di tangga ke-7 dengan torehan 42 poin. Green Force hanya berjarak empat poin dari Borneo FC yang ada di posisi runner-up. ”Ini poin yang sangat penting bagi kami untuk naik ke papan atas. Meski sempat tertinggal, kami tetap berusaha. Alhamdulillah bisa membalikkan keadaan,” kata winger Persebaya Irfan Jaya.

Bagi Irfan, golnya ke gawang Madura United cukup spesial. Sebab, dia baru saja sembuh dari cedera. Kaki kirinya kadang masih terasa nyeri saat menendang bola. Yang bikin dia senang, gol itu membuatnya menjadi top scorer klub bersama Da Silva dengan torehan delapan gol. ”Saya sangat bersyukur bisa cetak gol. Semoga ke depan ini bisa jadi pemacu,” harap pemain 23 tahun itu.

Sebaliknya, pelatih Madura United Rasiman benar-benar kesal. Dia menilai anak asuhnya kehilangan fokus. ”Padahal, kami sudah bermain bagus saat unggul 2-1,” cetusnya. Ya, Da Silva sempat membuka keunggulan bagi Persebaya pada menit ke-15. Namun, Madura United berbalik unggul 2-1 lewat gol Aleksandar Rakic (53’) dan Alberto Goncalves (60’).

Rasiman menganggap ada kans bagi timnya untuk mencetak gol ketiga di babak kedua. Sebab, permainan timnya masih stabil. Tapi, semua berubah saat kapten Greg Nwokolo menerima kartu merah pada menit ke-80. Dia dinilai melakukan protes berlebihan kepada wasit Musthofa Umarella. ”Setelah main dengan sepuluh orang, semuanya jadi agak sulit. Secara taktik, kami sudah bagus. Tapi, ketika main dengan sepuluh orang, semuanya berubah,” paparnya.

Bagi Madura United, kekalahan tadi malam sangat menyakitkan. Sebab, mereka selalu menelan kekalahan dalam lima laga beruntun. Total, Laskar Sape Kerrab sudah kebobolan 12 gol dan hanya mencetak 3 gol. Bahkan, seusai laga, ada chant ”Rasiman out” dari suporter. ”Enggak masalah. Saya di sini punya kontrak. Saya tahu suporter kecewa. Saya juga akan menerima apa pun keputusan dari manajemen,” tegas Rasiman.

Editor : Mohammad Ilham

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads