alexametrics
Liga 1 2019

Semua Syarat Lisensi AFC untuk Persebaya Beres, Kecuali Lampu Stadion

2 September 2019, 17:00:28 WIB

JawaPos.com – Kemarin (1/9) merupakan deadline verifikasi lisensi AFC bagi Persebaya Surabaya. Itu adalah kesempatan kedua yang diberikan setelah verifikasi tahap pertama tuntas pada 15 Agustus lalu. Pada verifikasi tahap pertama, ada catatan yang diberikan AFC. Manajemen Persebaya diminta menambah kapasitas penerangan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Kapasitas yang sesuai standar AFC adalah 1.200 lux. Hingga akhir Juli lalu, kapasitas penerangan di GBT hanya 830 lux. Meski begitu, manajemen Green Force tetap tenang. ’’Karena kemarin (Sabtu) sudah deadline licensing, kami menunggu pengumuman saja,’’ kata Sekretaris Persebaya Ram Surahman kepada Jawa Pos. Selain penerangan, seluruh komponen untuk mendapatkan lisensi AFC sudah terpenuhi.

Persebaya Surabaya

Persebaya memang sempat khawatir soal lisensi AFC. Sebab, pada verifikasi pertama lalu, pemkot nyaris tidak memberikan rekomendasi GBT sebagai home base. Lisensi AFC bukan keinginan pihak Persebaya, melainkan instruksi PSSI agar klub mendaftar. Semua klub Liga 1 diharapkan mendapat lisensi AFC.

Kebijakan itu akan memudahkan tim jika lolos ke ajang AFC musim depan. Mereka tidak perlu menjadi tim musafir. Sebab, home base sudah terverifikasi. Peluang Persebaya untuk lolos ke ajang AFC cukup besar. Performa Persebaya sedang oke. Mereka ada di tangga ke-5 dengan torehan 25 poin.

Performa Green Force bisa saja terus menanjak. Sebab, mereka kembali diperkuat striker David da Silva. Dalam laga kontra Bhayangkara, pemain asal Brasil itu mencetak satu gol. Dia mampu menebus kepercayaan tim pelatih. ’’Da Silva menjawab kebutuhan Persebaya. Dia pemburu gol yang ganas,’’ kata karteker pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro.

Meski begitu, Persebaya wajib waspada. Sebab, setelah ini mereka akan melakoni dua laga away. Yakni, menghadapi Kalteng Putra pada Sabtu (14/9) dan PSIS Semarang pada Rabu (18/9). Bahkan, dalam laga home perdana di putaran kedua, Green Force akan menjamu pemuncak klasemen Bali United pada Minggu (29/9).

Mungkin, dalam laga di putaran kedua, Persebaya sudah bisa dipimpin Alfred Riedl. Saat ini pelatih 69 tahun tersebut masih berada di Austria. Selama itu Bejo masih dipercaya memimpin skuad Green Force. Soal laga yang berat, dia enggan sambat. ’’Kami harus berjuang dari satu laga ke laga berikutnya,’’ katanya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/tom

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads