alexametrics
Liga 1 2019

Balde Menjanjikan Dalam Debut Bersama PSM, Cetak Gol dari Titik Putih

2 September 2019, 16:30:18 WIB

JawaPos.com – Persela Lamongan nyaris mengulang memori manis di Stadion Andi Mattalatta, Makassar (1/9). Sayang, keteledoran dan sikap emosional membuat semua itu urung terealisasi. Persela pun kalah 1-2 oleh PSM Makassar dan belum bisa menjauh dari zona merah.

Ya, Persela sejatinya mengawali pertandingan dengan apik. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu berhasil mendikte permainan tuan rumah di babak pertama. Bahkan, Persela mampu unggul pada menit ke-29 berkat gol Rafael ”Rafinha” Oliveira. Tapi, keteledoran Mawouna Amevor menjadikan PSM berada di atas angin.

PSM Makassar

”Seharusnya dia (Amevor, Red) tidak perlu mengambil. Apalagi, posisi Balde tidak mengarah ke gawang,” sesal pelatih Nil Maizar. Ya, bermula dari keteledoran Amevor menjatuhkan Amido Balde di kotak terlarang, Persela dihukum penalti pada menit ke-66. Balde yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Itu menjadi gol debut Balde bersama PSM. Selain gol itu, dia tampil menjanjikan dan sempat mendapatkan beberapa peluang di depan gawang lawan.

Dua menit setelah mendapat hukuman penalti, Persela justru harus bermain dengan sepuluh orang. Penyerang andalan tim dari Kota Soto tersebut, Alex Dos Santos Goncalves, dijatuhi kartu merah setelah terlibat insiden dengan Abdul Rahman dan Aaron Evans.

Bermain dengan sepuluh orang, mimpi Persela untuk membawa pulang poin dari Makassar pun menjadi sangat berat. Dan mimpi itu buyar saat Wiljan Pluim merobek jala Persela pada menit ke-81. Nil pun sangat kesal dengan kinerja wasit Thoriq Alkatiri. Dialah yang disebut pelatih 49 tahun tersebut biang emosionalnya Alex.

Persela Lamongan

Thoriq dinilai terlalu longgar ketika Alex dilanggar. ”Akhirnya, Alex emosional. Saya rasa wasit terlalu pintar memainkan itu. Apakah karena Persela tim kecil sehingga dipermainkan seperti ini?” kata Nil dengan nada kesal.

Namun, terlepas dari kepemimpinan wasit yang begitu disesalkan oleh Persela, kekalahan di Makassar semalam membuat posisi tim itu masih tertahan di papan bawah. Hanya mengemas 15 poin, Eky Taufik dkk kini duduk di ”kursi” ke-15 atau satu setrip di atas zona degradasi. Persela harus mengoptimalkan satu laga tunda putaran pertama kontra Perseru Badak Lampung FC untuk bisa menjauh dari zona merah. Selain itu, tentu Persela harus tancap gas di putaran kedua.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/tom

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads