alexametrics

Arema FC dibayangi Denda Lebih Berat

2 Juli 2019, 14:20:20 WIB

JawaPos.Com–Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah yang bisa terjadi pada Arema FC. Setelah kalah 1-2 dari tamunya, PS Tira-Persikabo, Sabtu (29/6), Singo Edan dihantui ancaman denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Setelah Parfait Louis Essengue mencetak gol kemenangan bagi PS Tira-Persikabo pada menit 90+3, sejumlah suporter melampiaskan kekecewaannya. Mereka melempar botol, menyalakan petasan, bahkan ada yang masuk lapangan.

Panitia pelaksana pertandingan Arema FC Abdul Haris menyatakan bahwa kejadian seperti itu semestinya tak perlu terjadi. ”Kami kecewa (dengan) apa yang terjadi di lapangan. (Tapi) kami memahami kekecewaan suporter,” kata dia kepada Radar Malang (Jawa Pos Group).

Kekalahan dari PS Tira-Persikabo adalah yang ketiga bagi Arema FC di Liga 1 musim ini. Dalam empat laga Liga 1, Arema FC baru meraih satu kemenangan.

Arema FC pun dibayang-bayangi trauma seperti musim Liga 1 2017 lalu. Seperti diketahui, pada waktu itu, setelah meraih titel Piala Presiden, Arema FC terseok-seok di Liga 1.

”Sebetulnya bisa draw, tapi di injury time kemasukan. Itu menyakitkan bagi kami semua,” lanjut pria yang juga sekretaris Dispora Kabupaten Malang itu.

Karena itu, sekali lagi, Haris bisa memahami psikologis suporter. Ketika ada luapan-luapan kekecewaan, itu terjadi secara spontan. ”Kami berharap bisa mengambil hikmah dari kejadian ini,” kata dia.

Kini, Arema FC pun harus siap bila dijatuhi denda dari Komdis PSSI. Apalagi, sebelumnya, di Liga 1 musim ini, Arema FC sudah harus dua kali membayar denda.

Yang pertama, Arema FC didenda Rp 75 juta karena suporternya dinilai terlibat aksi saling lempar dengan suporter PSS Sleman pada laga pembuka Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman (15/50. Kemudian, yang kedua, denda Rp 50 juta karena penyalaan flare saat menjamu Persela Lamongan (27/5).

Jika melihat pelanggaran saat menjamu PS Tira-Persikabo, bisa jadi nominal dendanya lebih besar. ”Karena ini jelas, sesuai regulasi adalah sanksi yang bisa diterima klub,” kata dia.

Jika demikian, tentu kembali tim Arema yang dirugikan. Tidak ingin hal serupa terjadi, Haris menyebut bakal berkoordinasi dengan Aremania dan pihak keamanan sebelum pertandingan menjamu Persipura Jayapura Kamis nanti (4/7). ”Saya harap rekan semua memahami regulasi, jangan melakukan pelanggaran di area teknis (dalam stadion) meski pertandingan sudah selesai,” ucap Haris.


Persembahan untuk Suporter Indonesia

Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Pos dalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Radar Malang



Close Ads