alexametrics
Kongres Luar Biasa PSSI 2019

PSSI Baru Menuju Perubahan Warning Bahaya Money Politics dalam Kongres

1 November 2019, 18:51:04 WIB

JawaPos.com – PSSI Baru Menuju Perubahan. Itulah yang slogan yang diangkat beberapa caketum PSSI dalam konferensi pers di salah satu cafe di FX Sudirman, Jakarta, tadi siang. Selain isu menolak status quo di PSSI berkuasa kembali melalui Kongres Luar Biasa (KLB) 2019 besok, mereka juga mengantisipasi politik uang.

“Pengalaman dari kongres sebelumnya tercium adanya money politics. Ada indikasi pergerakan dari Exco untuk mempertahankan status quo,” kata Fary Djemi Francis, caketum PSSI.

Dia berharap, para voters bisa mengritisi dan kongres bisa berjalan bersih. Proses pemilihan sesuai statuta. “Kami juga berharap FIFA melakukan observasi sesuai harapan dan pemerintah melalui Menpora untuk mengawasi sebagai pembina,” ujar Fary.

Caketum Vijaya Fitriyasa malah punya komentar lebih tegas. “Kami berharap satgas (antimafia bola Polri) juga ikut mengawasi perjalanan kongres ini,” ujar owner Persis Solo tersebut.

Menurut dia, siapapun yang menjadi ketum itu biar sesuai dinamika kongres. Yang terpenting adalah berjalan bersih. “Kami sembilan orang ini, tidak ingin pengurus lama yang terindikasi terlibat mafia skor masih ada di PSSI,” ucapnya.

Ya, dalam konferensi pers kemarin, hadir sembilan orang kandidat yang besok bertarung di kongres. Selain Fary dan Vijaya, ada Arif Wicaksono, Rahim Soekasah, Yesayas Oktavianus, Aven Hinelo, Benny Erwin, Bernard Limbong, dan Sarman El Hakim.

Terkait PSSI yang berintegritas, Rahim menambahkan, Sudah saatnya kongres berjalan jujur punya integritas. Ketum punya kejujuran dan profesional. “Kalau kongres bersih, hasilnya akan baik. Saya tahu persis bagaimana kongres yang lalu terjadi,” jelas Rahim.

Editor : Mohammad Ilham

Alur Cerita Berita

Lihat Semua

Close Ads