alexametrics
Liga 1 2019

Persebaya vs Persela: Mumpung Tamu Sedang Limbung

1 Juli 2019, 13:37:41 WIB

JawaPos.com – Musim ini Persebaya Surabaya sudah dua kali berlaga di kandang dalam ajang Liga 1. Sayangnya, dua kali pula Green Force –julukan Persebaya– hanya meraih hasil imbang.

Nah, kans mempersembahkan kemenangan di hadapan Bonek terbuka lebar kala bersua Persela Lamongan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (siaran Indosiar pukul 15.30 WIB).

Tim tamu datang dengan kondisi drop. Dalam lima laga, Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– belum pernah merasakan kemenangan. Mereka 3 kali menelan kekalahan dan 2 kali meraih hasil imbang. Saat ini Persela menghuni dasar klasemen sementara dengan predikat tim yang paling banyak kebobolan. Yakni, 13 kali dan hanya bisa memasukkan 6 kali.

Kondisi itu diperparah mundurnya sang pelatih Aji Santoso. Pria 49 tahun itu mundur sehari sebelum timnya bertolak ke Surabaya. Praktis, selain persiapan kacau, mental pemain juga terpukul. ’’Saya kaget dengar kabar Coach Aji mundur. Beliau orang baik dan bisa mengasah pemain muda,’’ kata bek Persela Samsul Arifin.

Persebaya Surabaya

Sebagai gantinya, Persela akan didampingi asisten pelatih Ragil Sudirman. Ragil tak menampik tugas yang diembannya sangat berat. ’’Semoga mental anak-anak tidak down setelah ditinggal Coach Aji,’’ katanya. Karena kondisi tim masih kurang stabil, Ragil memilih realistis. ’’Mudah-mudahan bisa curi poin. Draw itu sudah bagus,’’ tambah dia.

Dalam kondisi tak diunggulkan, Persela tak ingin menyerah begitu saja. Sebab, kekalahan akan membuat kian lama terdampar di zona degradasi. ’’Pemain harus fokus. Jangan sampai lengah,’’ kata Ragil.

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman tahu betul kondisi tim tamu yang tengah limbung. Tetapi, dia tak mau lengah. Dia enggan menganggap timnya berada di atas angin. Karena itu, dia mewanti-wanti anak asuhnya. ’’Jangan sampai under estimate. Sebab, saya yakin Persela bisa menyulitkan siapa pun lawannya,’’ tambah pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Pernyataan Djanur tidak salah. Sebab, meski ditinggal pelatih, Persela masih bisa menurunkan skuad terbaik. Tidak ada pemain yang terkena skors maupun cedera. Bandingkan dengan Persebaya yang justru terancam tanpa Manuchekhr Dzhalilov. Pemain asal Tajikistan itu masih diragukan tampil karena baru saja mendapat tiga jahitan di pelipis kanan.

Begitu pula bek Otavio Dutra yang belum fit. Untungnya, selain Dzhalilov dan Dutra, semua pemain siap tampil. Posisi Dutra bisa diisi M. Syaifuddin atau Rachmat Irianto. Sementara itu, jika Dzhalilov absen, masih ada Irfan Jaya. Gelandang Persebaya M. Hidayat menilai, siapa pun yang bermain tak akan menjadi masalah. ’’Sebab, siapa pun yang diturunkan (kualitasnya) sama saja,” kata pemain 23 tahun itu.

Djanur memang tak begitu khawatir dengan absennya beberapa pemain. ’’Sebab, saya tidak mengandalkan 11 pemain saja,’’ tegasnya. Lagi pula, dia menilai, permainan anak asuhnya sudah meningkat. Terutama setelah menumbangkan Borneo FC 2-1 (23/6). ’’Permainan kami menunjukkan progres yang baik. Pemain sudah memainkan ritme yang kami inginkan,’’ tambah pelatih asal Majalengka itu.

Dengan modal itu, tiga poin menjadi target yang wajar bagi Green Force. Djanur pun meminta anak asuhnya tampil maksimal. ’’Jangan sampai terpeleset lagi di kandang,’’ tegasnya.

 

Perkiraan Pemain

Persebaya (4-3-3): 33-Miswar Saputra (g); 2-Novan Sasongko, 23-Hansamu Yama, 29-M. Syaifuddin, 14-Ruben Sanadi (c); 10-Damian Lizio, 96-M. Hidayat, 6-Misbakus Solikin; 8-Oktafianus Fernando, 20-Osvaldo Haay, 41-Irfan Jaya

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Persela (4-2-3-1): 33-Dwi Kuswanto (g); 30-Eky Taufik (c), 5-Mawouna Amevor, 2-M. Zaenuri, 3-Samsul Arifin; 11-Subagja Baasith, 8-Kei Hirose;77-Malik Risaldi, 26-Rafinha, 91-Anis Nabar; 10-Alex Dos Santos

Pelatih: Ragil Sudirman

Stadion: Gelora Bung Tomo, Surabaya

Live: Indosiar pukul 15.30 WIB

 


Persembahan untuk Suporter Indonesia

Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Pos dalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads