alexametrics

Penjelasan dan Makna 18 Logo Fans Tim Liga 1 Indonesia Kreasi Jawa Pos

1 Juli 2019, 10:30:32 WIB

JawaPos.com – Setiap logo memiliki makna tersendiri. Logo juga biasanya terinspirasi dari beberapa aspek. Mulai warna jersey, satwa khas, hingga tokoh-tokoh hero dari cerita fiksi. Apa pun aspeknya, tiap logo pasti memiliki makna dan filosofi tersendiri. Sebab, logo memang didesain untuk bisa menggambarkan identitas sebuah klub. Beragam aspek itu tergambar dari 18 logo fans hasil karya tim desain Jawa Pos. (*)

1. PERSEBAYA SURABAYA

Ada perubahan pada logo baru Persebaya Surabaya. Ikon wong mangap tetap muncul pada logo kali ini. Perbedaannya, sosok yang menjadi ikon wong mangap kali ini lebih muda. Itu mewakili spirit Persebaya yang digambarkan sebagai tim yang baru lahir.

Ya, meski sudah berusia 92 tahun, Persebaya sempat mati suri. Green Force baru kembali diakui PSSI pada 2017. Meski begitu, Persebaya saat ini sudah berkompetisi di Liga 1. Logo dengan ikon yang lebih milenial tersebut menegaskan bahwa Persebaya telah kembali dengan spirit dan semangat baru.

2. AREMA FC

Kepala singa menjadi unsur utama logo Arema FC. Unsur itu tak pernah hilang sejak Arema didirikan pada 11 Agustus 1987. Sebab, singa merupakan identitas dan simbol semangat warga Malang. Singa dulu merupakan lambang Kota Malang. Selain itu, Arema lahir di bulan Agustus yang dinaungi zodiak Leo. Zodiak tersebut juga identik dengan lambang singa.


Ada pula unsur kobaran api berwarna merah yang melingkari kepala singa. Itu diibaratkan semangat yang berkobar. Sosok singa yang digambarkan tengah mengaum dengan kaki depan berdiri tegak menunjukkan sikap kesatria, siaga, dan berani dari segala ancaman.

3. BARITO PUTERA

Ada beberapa julukan yang melekat kepada Barito Putera. Selain dijuluki Laskar Antasari, tim itu mendapat julukan Bekantan Hamuk. Antasari merupakan pahlawan nasional dari Kalimantan Selatan. Sedangkan bekantan hamuk merupakan monyet berhidung panjang yang merupakan satwa khas Kalimantan Selatan.


Warna kuning mendominasi logo Barito Putera. Sebab, sponsor utama klub, yaitu Hasnur Group yang didirikan oleh almarhum H Abdussamad Sulaiman H.B., identik dengan warna kuning. Sulaiman H.B. juga merupakan pendiri Barito Putera.

4. KALTENG PUTRA

Enggang borneo dipilih sebagai ikon logo Kalteng Putra. Enggang borneo merupakan burung dengan habitat asli Kalimantan Tengah. Burung itu digambarkan tengah membawa perisai bertulisn Laskar Isen Mulang.


Isen Mulang adalah moto Kota Palangka Raya yang berarti maju tak gentar. Laskar Isen Mulang sekaligus menjadi julukan tim Kalteng Putra. Di sekeliling gambar enggang borneo, ada warna merah yang menjadi latar belakang. Warna merah menggambarkan keberanian skuad Kalteng Putra.

5. MADURA UNITED
Corak loreng memang selalu lekat dengan suku Madura. Itu pula yang tergambar pada background logo Madura United. Bahkan, sejak kemunculannya pada 2015, jersey utama tim selalu menggunakan corak loreng.


Kearifan lokal juga tergambar di logo tim tersebut. Itu ditunjukkan lewat gambar kepala sapi yang dipilih sebagai objek utama dalam logo Madura United. Madura United tak ingin menghilangkan identitas masyarakat Madura yang memang lekat dengan karapan sapi. Itu pula yang membuat Madura United kemudian dijuluki Laskar Sape Kerrap.

6. PSIS SEMARANG
Sosok pria yang tengah berteriak dan mengenakan belangkon itu diyakini sebagai Mahesa Jenar. Tokoh pendekar dari cerita fiksi tersebut dipilih karena menggambarkan jiwa pemberani dan kesatria. Julukan Mahesa Jenar disematkan oleh Gubernur Jawa Tengah M. Ismail pada 1987, ketika PSIS akan menghadapi Persebaya di laga final Perserikatan.


Lalu, apa hubungan Mahesa Jenar dengan PSIS Semarang? Mahesa Jenar yang merupakan tokoh sentral dalam cerita Nagasasra dan Sabuk Inten karangan Singgih Hadi (S.H.) Mintardja digambarkan sebagai pendekar tangguh Kadipaten Pandan Arang yang kini bernama Semarang.

7. PERSELA LAMONGAN
Apa hubungan Lamongan dengan Joko Tingkir? Sampai-sampai Persela Lamongan memakai Laskar Joko Tingkir sebagai julukannya. Ternyata, di sana ada petilasan Joko Tingkir. Tepatnya di kawasan Pringgoboyo, Maduran, Lamongan. Petilasan itu diyakini sebagai makam Joko Tingkir.


Nah, logo pria yang berteriak sambil mengacungkan jari digambarkan sebagai Joko Tingkir. Seorang kesatria yang mampu menyelaraskan diri dengan alam dan bisa beradaptasi dalam kondisi apa pun.

8. BALI UNITED
Serdadu Tridatu. Itulah julukan Bali United. Julukan tersebut punya nilai filosofis yang tinggi. Tri berarti tiga dan datu berarti elemen atau warna. Nah, Serdadu Tridatu bisa diartikan sebagai pasukan pengawal tiga dewa penjaga keseimbangan Pulau Dewata. Tiga dewa itu tergambar dalam logo Bali United.


Brahma dilambangkan dengan warna merah, Wisnu disimbolkan dengan warna hitam, dan Siwa diwakili warna putih. Kearifan lokal pada logo itu semakin kental lewat penampakan gambar barong ket.

9. PERSERU BADAK LAMPUNG FC

Lampung sebetulnya identik dengan gajah. Namun, kenapa badak dipilih sebagai logo Perseru Badak Lampung FC? Ternyata, di Lampung juga ada konservasi badak. Keberadaan konservasi itulah yang kemudian diaplikasikan ke dalam logo Perseru Badak Lampung FC.


Logo badak dianggap sesuai dengan visi dan misi Badak Lampung FC. Meski terlihat tenang, badak sangat mengerikan jika mengamuk. Badak punya kekuatan besar. Filosofi itulah yang tertanam di logo Badak Lampung FC.

10. SEMEN PADANG

Semen Padang konsisten menggunakan logo yang sama setiap tahun. Alasannya, logo itu menyimpan filosofi yang luar biasa. Dimulai dari warna, komposisi merah, kuning, dan hitam merupakan simbol triwarna khas ranah Minang. Adapun kepala kerbau adalah simbol Minangkabau. Kerbau dalam logo tersebut punya tanduk yang lebar. Hal itulah yang melambangkan keperkasaan skuad Kabau Sirah. Gambar telinga kerbau juga lebih lebar dan mengesankan kepekaan.


Begitu juga kedua mata kerbau. Sorot mata yang lebih bercahaya menjadi gambaran masa depan Semen Padang yang lebih terang. Terakhir, hidung kerbau. Dua lubang hidung kerbau melambangkan kesempurnaan menyikapi situasi yang berkembang.

11. BHAYANGKARA FC

Sebagai klub yang berafiliasi dengan Polri, tentu logo Bhayangkara FC punya keterkaitan yang erat dengan korps baju cokelat itu. Warna kuning, merah, hijau, dan hitam tecermin dalam logo jawara Liga 1 2017 tersebut. Warna itu saling berhubungan sehingga menciptakan harmonisasi di dalamnya.


Semangat dan fanatisme tergambar lewat ekspresi tegas wajah polisi di logo tersebut. Tulisan The Guardian atau sang pelindung juga ditampakkan. Itu juga sesuai dengan slogan kepolisian yang siap melindungi dan mengayomi.

12. TIRA-PERSIKABO

Bergabungnya Persikabo ke PS Tira, awalnya, memunculkan banyak spekulasi. Terutama mengenai logo. Namun, logo tetap mengacu pada identitas awal PS Tira sebagai klub milik TNI. Sekilas, logo Tira-Persikabo mirip dengan klub Premier League Arsenal. Yakni, menonjolkan gambar meriam.


Filosofi logo tersebut, Tira-Persikabo tak hanya menjadi klub yang menyimpan ”amunisi” berupa pemain-pemain berbakat. Di lapangan, mereka juga bisa tampil meledak-ledak layaknya meriam.

13. PERSIB BANDUNG

Julukan Maung Bandung melekat kepada Persib Bandung. Julukan itu mengacu pada cerita legenda Prabu Siliwangi yang memimpin Kerajaan Pajajaran. Konon, sang prabu bisa menjelma sebagai harimau. Lewat cerita itulah, pada 1991 tercipta lagu Jung Maju Maung Bandung. Petikan lagu tersebut kemudian dipakai sebagai julukan buat Persib.


Juga, wajar saja gambar kepala harimau yang sedang mengaum digunakan sebagai logo Persib. Dengan julukan Maung Bandung, pendukung Persib berharap tim kesayangannya digdaya seperti Prabu Siliwangi. Juga, ganas dan buas di lapangan seperti harimau.

14. PERSIJA JAKARTA

Seperti Persib Bandung, gambar kepala macan juga dipakai sebagai simbol dan logo bagi Persija Jakarta. Tentu ada histori yang mengiringinya sehingga Persija memakai simbol itu dan mendapat julukan Macan Kemayoran.


Konon, julukan tersebut terinspirasi dari cerita rakyat. Ada seorang pemuda di daerah Kemayoran yang sakti mandraguna. Pemuda itu kerap menolong rakyat yang tertindas. Karena kehebatannya, pemuda tersebut dijuluki Macan Kemayoran. Nah, julukan itulah yang diadopsi Persija.

15. BORNEO FC

Pesut merupakan lumba-lumba air tawar yang hidup di Sungai Mahakam, Samarinda. Spesies itu mulai langka. Tapi, logo Borneo FC menunjukkan pesut yang ceria. Keceriaan tersebut merupakan gambaran tim kebanggaan Kota Samarinda, Borneo FC.

Diharapkan, semangat dan keceriaan tersebut menjalar kepada Borneo FC. Tujuannya, Borneo FC mampu menjadi tim pertama asal Kalimantan yang menjuarai Liga Indonesia. Logo pesut juga punya filosofi. Karena pesut yang hanya hidup di Sungai Mahakam adalah spesies langka, fans Borneo FC harus tahu bahwa mereka punya harta yang harus dijaga: pesut.

16. PSS SLEMAN

Tatapan mata sang elang sangat tajam. Seolah sudah sangat siap menerkam mangsa. Gambaran itulah yang terlihat pada logo PSS Sleman. Tim itu baru saja bangkit setelah musim lalu hanya berlaga di Liga 2. Kini PSS Sleman siap untuk mengalahkan siapa saja.

Sang elang juga siap terbang tinggi. Tim itu tak ingin terjatuh lagi. Sayapnya sudah siap mengepak dan melangkahi siapa saja yang berani menantang. Pekikan suara elang juga bisa membuat gentar siapa pun yang dekat-dekat dengannya. Gambaran elang yang garang bakal membuat takut lawan. Diharapkan, logo tersebut mampu membangkitkan kehebatan sang elang, yakni PSS Sleman.

17. PERSIPURA JAYAPURA

Wajahnya garang. Tatapannya juga sangat tajam. Kulitnya hitam eksotis khas Papua. Itulah yang tergambar dalam logo Persipura Jayapura. Gambaran yang menunjukkan betapa mengerikannya Persipura jika berlaga.

Sosok yang garang itu tak sendirian. Dia ditemani burung cenderawasih yang melingkar di atas kepalanya. Cenderawasih merupakan simbol keindahan khas Papua. Artinya, permainan yang garang di lapangan akan dipadukan dengan gaya bermain yang indah. Gaya permainan itulah yang menjadi ciri khas Persipura. Ciri permainan yang bisa membuat siapa pun lawan keder ketika bersua Persipura.

18. PSM MAKASSAR

Jangan berani-berani mendekat. Itulah pesan yang ingin disampaikan si Ayam Jantan dari Timur. Tatapan matanya sungguh tajam. Siap melukai siapa saja yang dekat dengannya. Itu menjadi gambaran PSM Makassar. Tim itu sudah siap bertempur dengan siapa saja. Tak peduli siapa pun lawannya.

Warna merah menyala menunjukkan keberanian si Ayam Jantan. Sekaligus mampu membuat lawan-lawannya minder. Tak pernah gentar menjadi kunci untuk kembali merebut gelar juara yang telah lama menghilang.

Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gus/rid/nia/fim/c11/bas



Close Ads