alexametrics
Premier League

Sulit Bagi Aguero dan Jesus Tandem di Lini Serang Manchester City

31 Oktober 2019, 19:00:04 WIB

JawaPos.com – Memiliki dua striker dengan kemampuan mencetak gol sama bagusnya memang memusingkan pelatih Manchester City Pep Guardiola. Kebijakan rotasi yang diterapkan Pep untuk Sergio Aguero dan Gabriel Jesus tetap belum memuaskan masing-masing.

Tak terkecuali saat Pep memilih untuk menurunkan mereka bersama di putaran keempat Piala Liga melawan Southampton kemarin (30/10). Dalam skema 4-3-3, Aguero tetap bermain sebagai penyerang tengah. Sementara itu, Jesus di sisi kiri menggantikan Raheem Sterling yang diistirahatkan.

Mengacu ’’urut kacang’’, Jesus semestinya tidak turun setelah bermain starter ketika City menang 3-0 atas Aston Villa di Premier League akhir pekan lalu (26/10).

Keputusan Pep tetap memainkan penyerang timnas Brasil itu pun tidak terlalu berhasil. Malah statistik sempurna Jesus yang selalu mencetak gol kala bermain starter musim ini (setelah Community Shield) terputus.

Dari tiga gol dalam kemenangan 3-1 The Citizens, Aguero-lah yang beruntung. Bomber 31 tahun asal Argentina itu memborong dua gol. Jesus yang bermain hingga menit ke-87 atau sebelum digantikan gelandang muda Adrian Bernabe juga gagal berkontribusi assist. Bahkan, tembakan tidak ada sama sekali! Striker 22 tahun tersebut juga paling sering kehilangan bola (6 kali).

’’Bermain sebagai wide attacker kiri tidak membuat Jesus nyaman meski itu posisi naturalnya,’’ tulis Manchester Evening News dalam analisisnya. Menurut media berusia 151 tahun tersebut, Jesus belum lepas dari bayang-bayang Aguero. Musim ini dia baru mengemas 5 gol dari 12 pertandingan di semua ajang. Bandingkan dengan Aguero yang mempunyai rerata 1 gol per laga atau membukukan 12 gol dari 12 pertandingan.

’’Laga hari ini (melawan Soton kemarin, Red) tentu membuat Pep sadar bahwa Man City hanya butuh satu striker di lapangan,’’ tulis The Independent.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : io/dns

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads