alexametrics
Serie A Italia

Lautaro Martinez Makin Nyaman di Belakang Romelu Lukaku

31 Oktober 2019, 18:30:07 WIB

JawaPos.com – Sejak musim 2009–2010, skema main Inter Milan lebih sering menggunakan satu striker. Mulai periode Diego Milito, Giampaolo Pazzini, hingga Mauro Icardi.

Tren itu sempat diprediksi bertahan musim ini. Hal tersebut dipicu dengan kedatangan Romelu Lukaku dari Manchester United. Lukaku adalah tipikal striker yang biasa bermain dalam skema penyerang tunggal.

Tetapi, prediksi itu meleset. Allenatore Inter Antonio Conte justru menjadikan Lautaro Martinez sebagai second striker di belakang Lukaku. Sejauh ini, strategi Conte berjalan lancar. Laukako –julukan duet Lautaro dan Lukaku oleh media-media di Italia– telah berkontribusi 14 gol dari total 26 gol Inter musim ini. Itu lebih dari 50 persen. Lukaku dan Lautaro berbagi tujuh gol.

Laukako pula yang menghiasai papan skor Nerazzurri dalam kemenangan 2-1 atas Brescia pada giornata kesepuluh Serie A kemarin (30/10). Kemenangan di Stadio Mario Rigamonti itu membuat Inter sukses menyapu bersih lima kemenangan tandang awal mereka. Yakni, capaian yang hanya pernah terjadi pada tiga musim dalam histori Inter. Masing-masing pada 1966–1967, 1997–1998, dan 2012–2013.

Dari lima kemenangan tandang tersebut, tiga di antaranya menjadikan Laukako sebagai pencetak gol. Selain kemarin, mereka berbagi satu gol dalam kemenangan 2-1 di Sardegna Arena, kandang Cagliari (2/9). Lalu, berbagi dua gol kala menaklukkan Sassuolo di Stadion Mapei (20/10).

Cedera panjang Alexis Sanchez dan kurang kompetitifnya Matteo Politano maupun Sebastian Esposito turut membuat Laukako lebih sering bermain bersama. Risikonya adalah kelelahan. ’’Ini (laga kontra Brescia, Red) adalah pertandingan keempat kami dalam sembilan hari dengan pemain yang sama. Saya berterima kasih kepada para pemain atas semangat yang mereka tunjukkan untuk bertahan sampai akhir,’’ ucap Conte kepada Sky Italia.

Lautaro juga layak diberi kredit tersendiri. Selain produktif, Si Banteng –julukan Lautaro– mampu menjalankan peran sebagai penyokong Lukaku. Salah satunya, assist dari striker 22 tahun Argentina itu untuk Lukaku dalam kemenangan di Sassuolo. ”Saya hanya melakukan peran sesuai dengan instruksi pelatih kami,’’ kata Lautaro seperti dilansir Football Italia.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : io/dns

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads