alexametrics
Premier League

Manchester United Pecat Penemu Bakat Sekaligus Sahabat De Gea

30 September 2019, 20:30:05 WIB

JawaPos.com – ”Satu-satunya hal yang mengikat saya di klub adalah penampilan David (De Gea). Saya selalu siap menerima apa pun yang diputuskan oleh (Manchester) United.” Pernyataan itu disampaikan pelatih kiper Emilio Alvarez April lalu. Dan, kesampaian kemarin (29/9).

Isu pemecatan Alvarez mengemuka lima bulan lalu seiring merosotnya performa De Gea musim lalu. Dari Kiper Terbaik Premier League 2017–2018 dengan 22 clean sheet menjadi hanya 7 clean sheet. Plus kebobolan dengan jumlah lebih banyak dari pertandingan (54 gol dari 38 laga) untuk kali pertama sejak musim 2013–2014 (43 gol dari 37 laga, tetapi punya catatan 12 clean sheet).

Menurut sumber Daily Mail di United, metode latihan Alvarez banyak dipertanyakan. Pria kelahiran Madrid, Spanyol, 47 tahun lalu itu dianggap terlalu menganakemaskan De Gea. ”Relasi Alvarez dengan kiper-kiper United yang lain pun merenggang. Alvarez ngotot tetap memercayai De Gea sebagai kiper utama meski performanya tak selalu bagus,” tulis Daily Mail.

Bukan lantaran sesama Spaniard, kelindan relasi De Gea dengan Alvarez dimulai satu dekade lalu. Yakni, ketika De Gea masih di Atletico Madrid dan Alvarez merupakan pelatih kiper yang dibawa entrenador Los Colchoneros saat itu, Quique Sanchez Flores. Alvarez-lah yang meyakinkan Quique bahwa De Gea adalah kiper bagus meski saat itu usianya masih 18 tahun. ”Dia bukan hanya mentor, melainkan juga sahabat saya,” ucap De Gea dalam testimoninya kepada MUTV.

United pun sudah mendapatkan pengganti Alvarez. Dia adalah orang lama, Richard Hartis. Periode Hartis sebelumnya di United terjadi di era Edwin van der Sar, Ben Foster, Tomasz Kuszczak, dan Tom Heaton pada 2007–2008. Hartis sekaligus menjadi asisten Ole Gunnar Solskjaer semasa di Molde maupun Cardiff City.

Editor : Mohammad Ilham


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads