alexametrics

Newcastle United vs Liverpool FC: Bersahabat dengan Jam Makan Siang

30 April 2022, 13:27:19 WIB

JawaPos.com – Hati-hati berhadapan dengan Liverpool FC pada jam makan siang Premier League atau kickoff pukul 12.30 waktu setempat.

Sebab, para pemain LFC menunjukkan rasa lapar bukan hanya dalam arti sebenarnya. Tapi juga Jordan Henderson dkk yang ”lapar” dengan gol-gol di lapangan.

Dalam empat laga jam makan siang di Premier League musim ini, LFC sukses menyapu bersih kemenangan, nirbobol, dan mencetak 11 gol. Artinya, produktivitas gol The Reds (julukan LFC) per laga hampir 3 gol.

Karena itu, meski mengeluh karena menghadapi Newcastle United di St James’s Park pada jam makan siang (siaran langsung Mola TV pukul 18.30 WIB), LFC tetap favorit.

LFC mengeluh lantaran mereka hanya berjarak 63 jam setelah kemenangan 2-0 atas Villarreal CF di Anfield dalam first leg semifinal Liga Champions (28/4).

Di sisi lain, second leg semifinal di kandang Villarreal CF, Estadio de la Ceramica, sudah akan dimainkan pada 3 Mei pukul 20.00 waktu setempat.

”Kami harus bisa secepatnya melakukan recovery,” tutur bek tengah LFC Virgil van Dijk seperti dilansir beIN Sports.

”Kami berharap tetap kompetitif (di Premier League maupun Liga Champions, Red),” imbuh Van Dijk yang disebut masuk kandidat untuk diistirahatkan saat melawan The Magpies, sebutan Newcastle United.

Jika kans lolos ke final Liga Champions terbuka lebar setelah kemenangan 2-0 di Anfield, LFC masih terlibat persaingan juara Premier League yang ketat dengan Manchester City.

Apalagi, The Magpies sedang berada dalam kondisi terbaik setelah menyapu bersih kemenangan dalam empat pertandingan terakhirnya di Premier League.

Dalam periode itu pula, The Magpies tidak kebobolan di St James’s Park. Masing-masing mengalahkan Wolverhampton Wanderers (9/4) dan Crystal Palace (21/4) dengan skor 1-0.

”Mereka (Newcastle) sedang dalam laju yang menakjubkan,” puji Jurgen Klopp seperti dilansir Liverpool Echo.

Pelatih LFC itu juga menyebut satu nama di staf pelatih The Magpies yang dikenalnya, Mark Leyland.

Dia tak lain mantan analis LFC yang mendampingi Klopp sejak datang ke The Reds dan baru hengkang ke The Magpies akhir tahun lalu.

Klopp meyakini, Leyland yang paham dengan kebugaran anak asuhnya bisa mengambil kesempatan.

Tetapi, Klopp menyikapinya dengan bercanda. ”Mark, apabila kamu menyaksikan ini, percayalah kami sudah berbeda sekarang,” guraunya.

Setidaknya, dengan kedalaman skuad yang makin bagus musim ini, Klopp memiliki sejumlah opsi untuk merotasi starting XI tanpa mengurangi kekuatan LFC.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : ren/c9/dns

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads