alexametrics
Liga Champions

Fans Red Star Provokasi Pakai Tank Perang, Dinamo Balas dengan Traktor

29 Agustus 2019, 15:30:32 WIB

JawaPos.com – Memori kelam Maksimir kembali muncul kemarin WIB (28/8). Hal itu terjadi setelah dua klub dalam peristiwa tersebut, Red Star Belgrade (Serbia) dan Dinamo Zagreb (Kroasia), sama-sama menembus fase grup Liga Champions. Kemarin kedua tim sukses melewati playoff.

Kans kedua klub untuk satu grup pun terbuka. Sebab, Red Star yang menyisihkan Young Boys lewat aturan gol tandang (agregat 3-3) berada di pot keempat. Sementara Dinamo yang mengungguli Rosenborg (agregat 3-1) menempati pot ketiga.

Saling lontar psywar pun telah dilakukan media-media dari Serbia dan Kroasia. Misalnya, ketika Red Star ditahan 1-1 Young Boys di Red Star Stadium, Beograd, kemarin. Ada tank tipe T-55 di luar stadion. Tank perang tersebut disita di Vukovar atau dalam konflik 87 hari antara Kroasia versus Serbia pada 1991. ’’Provokasi yang tak wajar dari Beograd,’’ tulis Sportske novosti, surat kabar dari Zagreb.

Namun, di laman Facebook resminya, Red Star menyangkal tudingan telah melakukan provokasi. Mereka menyebut tank itu cuma bagian dari atraksi fans Crvena. ’’Tank itu hanya bagian dari slogan klub kami,’’ ungkap salah satu kelompok fans Red Star, Delije.

Provokasi juga datang dari Dinamo. Dilansir Hercegovacki Portal, fans Dinamo membalas aksi parkir tank itu dengan memarkir traktor berkarat di dekat Stadion Maksimir. Itu diklaim sebagai sindiran bagi Red Star yang disebut layaknya mesin berkarat.

Situasi saat ini mengingatkan lagi pada insiden Maksimir pada 13 Mei 1990. Kala itu, Red Star dan Dinamo masih menjadi bagian dari Yugoslavia. Aksi saling serang di dalam stadion terjadi antara Bad Blue Boys –sebutan fans fanatik Dinamo– dan Delije. Ratusan fans mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Meski berpotensi konflik, UEFA belum mengambil kebijakan khusus untuk memisahkan Red Star-Dinamo.

Di sisi lain, Robert Prosinecki, mantan gelandang Dinamo yang pernah membesut Red Star, meminta insiden Maksimir 28 tahun silam tidak sampai terulang.

’’Yang perlu ditampilkan (dari persaingan Red Star-Dinamo, Red) adalah seberapa jauh mereka bisa melaju di kompetisi itu (Liga Champions, Red),’’ tutur pelatih timnas Bosnia-Herzegovina tersebut sebagaimana dikutip 24 Sata.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : ren/dns

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads