alexametrics

Andai Matthijs de Ligt Tak Membuat Kesalahan Fatal…

29 Juni 2021, 19:50:57 WIB

JawaPos.com – Kalau saja Matthijs de Ligt tak membuat kesalahan fatal pada menit ke-55, Belanda akan tetap bermain dengan 11 pemain hingga peluit akhir berbunyi. Kans De Oranje –julukan timnas Belanda– untuk mengamankan tiket perempat final pun sangat terbuka.

Namun, peluang itu musnah gara-gara kartu merah De Ligt. Sebab, setelah bek Juventus tersebut diusir ke luar lapangan, Republik Ceko lebih leluasa membombardir pertahanan Belanda.

Saat De Ligt berada di lapangan, skor masih imbang tanpa gol. Begitu dia keluar dan Belanda bermain dengan 10 pemain, Ceko langsung mencetak dua gol. Masing-masing lewat Tomas Holes (68’) dan Patrik Schick (80’).

De Ligt menyesali kesalahannya. Pemain 21 tahun itu mengakui bahwa dirinya adalah biang kerok tersingkirnya Belanda. ”Ini memang menyakitkan. Pada dasarnya, kami kalah karena kesalahan yang saya lakukan,” sesal De Ligt seperti dikutip ESPN.

”Seharusnya saya tidak membiarkan bola itu memantul. Kami memegang kendali permainan sebelum kejadian itu. Saya merasa bertanggung jawab,” ujarnya.

De Ligt memang punya andil atas kegagalan Belanda. Namun, secara permainan, tim asuhan Frank de Boer itu memang tampil di bawah standar. Opta mencatat, ini adalah kali pertama Belanda gagal melepaskan tembakan tepat sasaran dalam laga kompetitif di pentas Euro maupun Piala Dunia sejak 1980.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : irr/c19/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads