alexametrics
La Liga Spanyol

Atletico Madrid vs Real Madrid: Madrileno yang Klasik

28 September 2019, 22:00:08 WIB

JawaPos.com – Pemuncak klasemen La Liga, memenangi dua laga terakhir dengan clean sheet, dan starting XI reguler dalam kondisi bugar. Semua modal positif itu dimiliki Real Madrid saat menantang rival sekota, Atletico Madrid, di Wanda Metropolitano.

Bertajuk El Derbi Madrileno Ke-223, duel di jornada ketujuh dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1 pukul 02.00 WIB) itu diprediksi tidak sepenuhnya berpihak kepada Atletico. Status tuan rumah bukan garansi. Sebab, sejak berkandang di Wanda, Los Colchoneros tidak pernah memenangi Derbi Madrileno. Bahkan, Atletico kalah 1-3 di La Liga musim lalu ketika Real dalam posisi labil karena pergantian pelatih (Santiago Solari sebulan menuju pemecatan atau diganti Zinedine Zidane).

Lebih banyak perubahan dalam skuad juga diklaim menjadi pembeda. Entrenador Atletico Diego Simeone kehilangan setidaknya separo dari starting XI reguler musim lalu. Di lini belakang, tidak ada lagi Diego Godin yang 28 kali melakoni Derbi Madrileno. Bersanding dengan kapten penggantinya di Atleti saat ini, Koke.

Atletico juga kehilangan top scorer mereka selama lima musim terakhir, Antoine Griezmann. Striker yang hengkang ke FC Barcelona itu juga punya jam terbang tinggi dalam Derbi Madrileno (17 laga) plus mengemas 8 gol. Bandingkan dengan Diego Costa yang mengemas gol hanya separonya. Costa juga baru membuka keran gol musim ini ke gawang Real Mallorca dua hari lalu (26/9). Mengharapkan pemain termahal di bursa transfer musim panas, Joao Felix, juga terlalu cepat.

Costa dan Felix memang memborong 5 gol dalam kemenangan dengan skor fantastis 7-3 atas Real dalam International Champions Cup di MetLife Stadium (28/7). Tapi, itu hanya laga pramusim. ”Sangat konyol membandingkan laga nanti dengan pramusim,” kata Simeone di laman resmi klub. ”Saya percaya Real sudah semakin solid saat ini,” sambung El Cholo, julukan pelatih 49 tahun berkebangsaan Argentina tersebut.

Ketimbang Simeone, Zidane masih memercayakan starting XI reguler musim ini kepada pemain lawas. Hanya Eden Hazard yang berstatus nama baru. Bek sekaligus kapten Real Sergio Ramos menjadi pemain yang punya jam terbang paling tinggi atau sudah melakoni 39 laga Derbi Madrileno. Thibaut Courtois pun begitu. Meski baru musim lalu membela Real, Courtois sudah mengecap rivalitas derbi Madrid saat berkostum Atleti pada periode 2011–2014.

”Tahun lalu (musim lalu) adalah pengalaman pertama saya dalam derbi bukan sebagai pemain Atletico. Saya mendapatkan banyak teror, tetapi kami akhirnya meninggalkan stadion sebagai pemenang,” kata Courtois sebagaimana dilansir Marca.

Kala itu, sebelum kickoff, Courtois yang sedang melakukan pemanasan dihadiahi kado tikus dalam jumlah banyak di belakang gawangnya. Bukan tikus sungguhan, melainkan boneka sebagai simbol pengkhianat. Tak cuma di dalam stadion, plakat Courtois yang terpasang di jalan menuju stadion, tepatnya gerbang 13, tidak luput dari aksi vandalisme.

Bek kanan Real Dani Carvajal tak mau ketinggalan melontarkan psywar. Menurut dia, jalan cerita Derbi Madrileno yang sering dimenangi Los Merengues tidak bakal berubah. Tetap klasik. ”Real tetap di atas seperti sebelumnya,” ucap pemain yang sudah 21 kali melakoni derbi Madrid tersebut.

Perkiraan Pemain

Atletico Madrid (4-4-2): 13-Oblak (g); 23-Trippier, 15-Savic, 2-Gimenez, 12-Lodi; 6-Koke (c), 8-Saul, 5-Partey, 11-Lemar; 7-Felix, 19-Costa
Pelatih: Diego Simeone

Real Madrid (4-3-3): 13-Courtois (g); 2-Carvajal, 5-Varane, 4-Ramos (c), 6-Nacho; 16-James, 14-Casemiro, 8-Kroos; 11-Bale, 9-Benzema, 7-Hazard
Pelatih: Zinedine Zidane

Wasit: Jose Gonzalez
Stadion: Wanda Metropolitano
Live: beIN Sports 1 pukul 02.00 WIB

Asian Handicap 0:1/4

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : io/dns

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads