alexametrics
Serie A Italia

Napoli vs Juventus: Tantangan Ronaldo Membongkar Benteng San Paolo

26 Januari 2020, 20:43:18 WIB

JawaPos.com – Cristiano Ronaldo dan Ciro Immobile adalah dua attaccante paling hot di Serie A pada awal tahun ini. Ronaldo dan Immobile selalu mencetak gol. Tapi, streak gol Immobile awal tahun ini telah terputus di San Paolo, kandang Napoli, dalam perempat final Coppa Italia Rabu lalu (22/1).

Nah, di tempat yang sama, ganti Ronaldo yang menguji peruntungan golnya pada awal tahun dalam giornata ke-21 Serie A (siaran langsung RCTI/beIN Sports 2 pukul 02.45 WIB). Tahun ini, baru Romelu Lukaku penyerang elite yang berhasil menjebol gawang Il Partenopei –julukan Napoli– di San Paolo.

Catat, hanya San Paolo yang mampu menyetop naluri gol CR7 di markas klub elite Serie A. Bukan hanya selama dia mengenakan kostum La Vecchia Signora, julukan Juve. Begitu pula saat dirinya masih membela Real Madrid yang datang ke sana pada second leg 16 besar Liga Champions 2016–2017.

MVP Serie A musim lalu itu tak mau ambisi menyamai streak gol terpanjangnya saat di La Liga 2014–2015 bersama Real Madrid pupus. Saat itu, dia menciptakan 19 gol dalam 10 laga beruntun. Musim ini, dia baru mencapai streak ketujuh dengan mencetak 11 gol di Serie A. ’’Aku akui di sini (San Paolo) salah satu tempat tersulitku,’’ kata Ronaldo sebagaimana dilansir laman Tutto Juve.

Begitu sulitnya, dua kali datang ke San Paolo, cuma sekali sepakannya bisa tepat sasaran dari total lima peluang yang dia dapat. Tentunya dengan nirgol. ’’Tekanan yang aku dapat jauh lebih besar (dibandingkan dengan di tempat lain di Serie A),’’ sambung bomber yang terpaut tujuh gol dari Immobile dalam persaingan berebut capocannoniere (top scorer) Serie A musim ini tersebut.

Apa yang diungkapkan Ronaldo itu diakui gelandang Juve Miralem Pjanic. Mire, sapaan akrab Pjanic, mencetak satu gol di sana musim lalu. Dilansir laman La Gazzetta dello Sport, Pjanic menyebut Napoli kali ini berbeda dengan Napoli sebelumnya. ’’(Gennaro) Gattuso (pelatih Napoli) paham benar bagaimana cara memotivasi anak asuhnya,’’ ucap Pjanic yang mendapat hadiah kartu merah di San Paolo.

Belajar dari buntunya Immobile, Gattuso bisa jadi menugasi kembali bek kanan Giovanni Lorenzo untuk meng-handle Ronaldo. ’’Meski Ronaldo dan Immobile berbeda karakter,’’ tulis laman Tutto Napoli dalam analisisnya.

Portiere Napoli David Ospina pun belajar dari saat dia clean sheet di depan Immobile. Musim lalu, Ospina juga sama sekali tak kebobolan oleh Ronaldo. Dari lima gol saat dia kemasukan lawan Juve, dua gol datang dari assist kapten timnas Portugal itu. Kepada Radio Kiss Kiss Napoli, Ospina pun lebih menyoroti tridente Dygualdo; Paulo Dybala, Gonzalo Higuain, dan Ronaldo. ’’Saat berkolaborasi, mereka jadi elemen yang mematikan,’’ ucap Ospina.

Dia pun yakin Gattuso akan kembali berinovasi. ’’Dan kami mampu keluar dari kesulitan ini (tak pernah memenangi laga Serie A di San Paolo sepanjang Ringhio –sapaan akrab Gattuso– berkuasa),’’ tutur Ospina. Musim ini Ospina belum mencatatkan clean sheet di Serie A.

Secara terpisah, Gattuso mengakui perlakuan berbeda bakal dia berikan kepada Juve. ’’Sebab, Juve itu berbeda dengan Lazio. Jika Lazio unggul dari sisi teknis dan fisik serta bisa menekan dengan lima gelandangnya, Juve lebih bagus kualitas individunya. Yang penting kami harus memahami siapa yang akan menempatkan kami dalam kesulitan,’’ ujar Gattuso dalam konferensi pers di Centro Sportivo Castel Volturno tadi malam WIB.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : ren/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads