JawaPos Radar | Iklan Jitu

Final Copa Libertadores

Bus Boca Juniors Diserang, Final Copa Libertadores Leg Kedua Ditunda

25 November 2018, 14:10:20 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Copa Libertadores, Boca Juniors, River Plate, Carlos Tevez
Suporter River Plate menyerang bus Boca Junior dan diadang pihak kepolisian (nytimes.com)
Share this

JawaPos.com - Final Copa Libertadores 2018 leg kedua antara River Plate kontra Boca Juniors terpaksa ditunda. Berdasar jadwal, laga digelar pada Minggu (25/11) dini hari WIB. Namun, lantaran ada hal yang di luar dugaan, laga dihelat pada Senin (26/11) dini hari WIB.

Gara-garanya adalah bus tim Boca Juniors yang tengah menuju stadion diserang pendukung River Plate. Mereka menyerang secara ganas dengan melemparkan benda keras seperti kayu, batu, minuman kaleng.

Tak hanya itu, gas air mata yang ditembakkan pihak kepolisian untuk membubarkan mereka, diambil dan dilemparkan ke dalam bus tim Boca Juniors. Aksi brutal itu membuat beberapa pemain Boca mengalami cedera.

Copa Libertadores, Boca Juniors, River Plate, Carlos Tevez
Suasana saat bis Boca Juniors diserang fans River Plate (The Indian Express)

Dua pemain yakni Pablo Perez dan Gonzalo Lamardo harus dilarikan ke rumah sakit. Keduanya dikabarkan mengalami luka di sekitar mata karena terkena pecahan kaca. Kerusuhan itu terjadi di jalan menuju Stadion Monumental, Buenos Aires.

Tak hanya Perez dan Lamardo yang terluka, eks bintang Timnas Argentina yang pernah memperkuat Manchester United, Manchester City, dan Juventus, yakni Carlos Tevez, juga harus mendapat penanganan dokter.

"Terdapat banyak pemain yang batuk-batuk dan ingin muntah. Sedangkan saya mengalami sakit di tenggorokan dan kepala pusing," ujar Tevez dilansir Guardian.

"Kami dilempari batu. Saya selalu bilang pertandingan ini adalah penting. Tapi, kami tidak dalam kondisi yang baik sekarang," ujar Presiden Boca Juniors, Daniel Angelici.

Copa Libertadores, Boca Juniors, River Plate, Carlos Tevez
Kaca bus Boca pecah dan berlubang besar. Beberapa pemain terpaksa mendapat penanganan dokter (SportBible)

Bus tim Boca akhirnya bisa memasuki stadion. Namun, kondisinya memang sangat tidak ideal untuk digelarnya pertandingan. "Kami datang untuk bermain, namun kami mendapati situasi yang berbeda," beber salah seorang ofisial tim Boca, Marcelo London.

Pihak Boca lantas meminta agar laga ditunda. Namun, Presiden FIFA dan Conmebol masih mengharapkan pertandingan tetap digelar. Hal itu dikatakan oleh Tevez. "Saat situasi menunggu, Presiden FIFA dan Conmebol mengharapkan laga tetap digelar," beber Tevez.

"Namun, kami tetap meminta laga ditunda karena kondisi kami tidak memungkinkan. Kami akan menunggu," imbuhnya.

Copa Libertadores, Boca Juniors, River Plate, Carlos Tevez
Dua pemain Boca Juniors mengalami cedera dan mendapat perawatan di rumah sakit (BBC)

Pada akhirnya, pihak Conmebol dan FIFA memakluminya. Mereka pun meminta maaf lantaran awalnya tetap berharap laga digelar. Mereka menyetujui laga ditunda dan dilangsungkan pada Senin (26/11) dini hari WIB.

Keputusan itu diambil setelah Presiden River Plate, Rodolfo D'Onofrio dan Presiden Boca Junior, Daniel Angelici, mencapai kata sepakat. Mereka kemudian melaporkan ke Presiden Conmebol, Alejandro Dominguez. "Jika salah satu tim tidak bermain, tim lainnya juga tidak. Ini demi kebaikan bersama," beber Dominguez.

Laga pun akhirnya batal digelar pada Minggu (25/11) dini hari WIB. Rencananya dipertandingkan pada Senin (26/11) dini hari WIB. Pada final leg pertama, skor sama kuat 2-2.

(mat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up