alexametrics

Tiongkok Desak Semua Pihak Hentikan Politisasi Kasus Peng Shuai

24 November 2021, 10:48:22 WIB

JawaPos.com- Kementerian luar negeri Tiongkok meminta “pihak-pihak tertentu” harus segera menghentikan upaya “membesar-besarkan” dan “memolitisasi” masalah Peng Shuai.

Menurutnya, pemerintah sejumlah negara dan organisasi asing terus mengajukan pertanyaan seputar kondisi bintang tenis tersebut.

Keberadaan Peng, mantan petenis nomor satu dunia untuk nomor ganda, menjadi perhatian internasional selama hampir tiga pekan setelah mengunggah pesan di media sosial yang menyebut bahwa mantan wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

Dia kemudian muncul ke publik di Beijing, Sabtu, dan melakukan panggilan video dengan presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach, Minggu (21/11).

Tetapi asosiasi tenis perempuan (WTA) mengatakan bahwa hal itu tidak mengurangi kekhawatiran tentang kondisi Peng.

Peneliti Amnesti Internasional China, Alkan Akad, juga mengatakan kepada Reuters bahwa panggilan video itu tidak banyak meredakan kekhawatiran atas kondisi Peng, dan bahwa IOC memasuki “wilayah berbahaya.”

“Ini bukan masalah diplomatik,” kata juru bicara kementerian luar negeri Tiongkok Zhao Lijian dalam konferensi pers reguler, Selasa, dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan bahwa Amnesty memiliki pandangan “anti-Tiongkok. “Saya yakin semua orang melihat dia (Peng) baru-baru ini menghadiri beberapa kegiatan publik dan juga melakukan panggilan video dengan Presiden IOC Bach.”

”Saya berharap orang-orang menghentikan membesar-besarkan isu ini dengan niat jahat, apalagi politisasi,” kata Zhao.

Pada 2 November, Peng mem-posting di media sosial Weibo bahwa Zhang telah memaksanya melakukan hubungan seks tiga tahun lalu. Postingan itu segera dihapus tak lama setelah diunggah.

Baik Zhang maupun pemerintah Tiongkok tidak mengomentari tuduhan Peng. Topik tersebut telah diblokir dari diskusi di internet Tiongkok yang disensor ketat.

Amerika Serikat, Prancis, Inggris dan banyak bintang tenis dunia, termasuk Naomi Osaka, Serena Williams dan Billie Jean King telah menyatakan keprihatinan atas Peng.

Isu tersebut terjadi saat Beijing sedang bersiap untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin pada Februari mendatang.

Kelompok hak asasi global telah menyerukan boikot Olimpiade dikarenakan catatan hak asasi manusia Tiongkok yang dinilai buruk.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : Antara



Close Ads