alexametrics

Preview Serie A 2019-2020: Napoli dan Inter Jadi Penantang Utama Juve

22 Agustus 2019, 15:59:37 WIB

JawaPos.com-Serie A edisi ke-118 semakin glamor. Uang EUR 1,09 miliar (Rp 17,2 triliun) yang dikeluarkan ke-20 kontestan selama musim panas menjadi indikatornya. Itu, terpaut EUR 3 juta (Rp 474,2 miliar) dari musim lalu. Sejumlah nama besar, berdatangan ke Serie A musim ini.

Salah satunya adalah Gianluigi Buffon.

”Kembali ke sini (Juventus) bukan karena rekor Paolo Maldini, dia (Gianluigi Buffon) pulang ke Juve hanya untuk kembali jadi Gigi Buffon,” ya begitulah yang diungkapkan Silvano Martina, agen Buffon, kepada Radio Bianconera. Muncul spekulasi media-media Italia tentang klausul memecahkan rekor Maldini di Serie A antara Juve dan pihak Buffon.

”Tak ada klausul apapun, dan juga kami tak pernah membahasnya (rekor) dengan Juve,” sambung Martina. Apapun itu, kepulangan ke Juventus, musim panas ini juga sudah mendekatkan Buffon dengan rekor yang sudah bertahan sedekade itu. Maldini masih jadi pemain dengan penampilan terbanyak di Serie A dengan 674 laga.

Buffon, sebelum meninggalkan Juve ke Paris Saint-Germain (PSG) pada dua musim lalu sudah mencatatkan 640 penamilan di Serie A. Buffon yang kini kembali memakai jersey nomor 77 seperti ketika memperkuat Parma itu bisa menggeser Maldini andai tampil dalam 34 dari 38 giornata Serie A. Dia akan bersaing dengan portiere Juve saat ini, Wojciech Szczesny.

Pulangnya Buffon ke Serie A, bersamaan dengan Antonio Conte.

Conte dan Buffon pernah bersama-sama di Juve. Bedanya musim ini Conte berada di belakang layar Inter Milan, yang notebene rival utama Juve di Serie A. Allenatore yang memberikan total tiga scudetto bagi Juve itu dihadapkan dengan tantangan rekor terbaiknya di Serie A.

Saat 2013 – 2014, Juve bersama Conte jadi klub dengan total poin dan victory terbanyak dalam semusim. Musim itu, Juve mendulang 102 poin dari 33 kali kemenangan dalam semusim. ”Bersama Conte, Inter bisa mewujudkan apapun,” kata penyerang Inter Milan 2012 – 2013 Antonio Cassano kepada La Gazzetta dello Sport.

Terlebih setelah Nerazzurri, julukan Inter, belanja banyak pemain musim panas kemarin. Merekrut 10 pemain, Inter mengeluarkan uang sampai EUR 155 juta (Rp 2,45 triliun). Itu adalah terboros kedua dalam sedekade terakhir. ”Pengalaman Conte meraih scudetto akan kembali kami rasakan musim ini,” harap bek Inter, Milan Skriniar, dikutip Sempreinter.

Striker kontroversial Mario Balotelli juga kembali ke Serie A musim ini bersama Brescia.

Tak hanya soal kepulangan, Serie A juga berpeluang mencatat rekor musim ini. Misalnya statistik striker Napoli Dries Mertens. Dia bisa menjadi pemain asing dengan koleksi gol terbanyak dalam sejarah Serie A. Mertens butuh 18 gol untuk menyalip salah satu legenda Napoli, Antonio Vojak, yang mendulang 102 gol di Serie A.

Kiper AC Milan Gianluigi Donnarumma pun tak ketinggalan menjemput rekor di musim ini. Donnarumma bisa jadi pemain termuda dengan koleksi 150 laga di Serie A. Donnarumma kurang delapan laga lagi musim ini untuk merealisasikannya. Usia Donnarumma juga baru 20 tahun.

Bintang Juventus Cristiano Ronaldo yang musim lalu gagal menyabet gelar capocannoniere alias pencetak gol terbanyak Serie A, musim ini masih ada peluang menebusnya.

Dia cuma bisa mengoleksi 21 gol musim ini. Nah, musim ini bisa jadi kesempatan kedua dan terakhirnya demi meraih gelar tersebut. ”Karena, saya mungkin akan menutup karir profesional saya pada musim depan,” ungkap Ronaldo kepada TV1.

Menurut mantan pelatih Fiorentina dan Tim Nasional Italia Cesare Prandelli, setidaknya ada tiga tim yang berpeluang untuk menjadi juara. Juventus tentu saja menjadi kandidat terkuat. Setelah itu muncul nama Napoli dan Inter.

”Serie A tidak akan berakhir mudah seperti musim sebelumnya. Bagi saya, Napoli akan berpeluang menyulitkan Juventus. Bahkan, peluang mereka lebih besar ketimbang Inter,” ucap Prandelli.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads