alexametrics
Kualifikasi Euro 2020

Bendera Bertuliskan Wales, Golf, Madrid, Jadi Problem Baru Gareth Bale

21 November 2019, 08:00:19 WIB

JawaPos.com – Sebenarnya tidak ada yang salah dengan membentangkan bendera negara setelah keberhasilan lolos ke putaran final Euro 2020. Hal serupa berlaku bagi Wales dan Gareth Bale setelah menang 2-0 atas Hungaria kemarin.

Namun, hal itu lantas menjadi masalah karena pada bagian atas bendera Wales yang dibentangkan Bale dkk terdapat tulisan Wales. Golf. Madrid. Frasa tersebut merujuk pernyataan eks pemain Real Madrid Predrag Mijatovic akhir bulan lalu di Cadena SER.

Pernyataan itu dilontarkan Mijatovic karena menilai Los Merengues bukan prioritas utama Bale. Real adalah prioritas ketiga setelah timnas Wales dan golf yang menjadi hobi Bale.

Memang, bendera kontroversial itu bukan milik Bale. Namun, ekspresi gembira yang ditunjukkannya saat bendera tersebut dibentangkan cukup menjadi bukti bahwa pernyataan Mijatovic benar adanya.

Akibatnya, muncul spekulasi mengenai masa depan eks pemain Tottenham Hotspur tersebut. Apalagi, musim ini dia tidak banyak berkontribusi karena sering cedera. Total, Bale hanya bermain dalam tujuh laga dengan dua gol dan dua assist.

Nah, memenuhi panggilan Wales untuk agenda kualifikasi Euro bulan ini juga mengherankan bagi Madridistas. Sebab, Bale sebenarnya belum 100 persen fit dari cedera betis. Cedera yang diderita sejak 14 Oktober 2020 itu membuatnya absen dalam enam pertandingan Real. Bahkan, dia masih absen pada jornada ke-13 La Liga saat melawan Eibar (13/11). Namun, enam hari berselang, dia menjadi starter dan bermain 60 menit ketika Wales menang 2-0 melawan Azerbaijan (17/11). Bale kembali menjadi starter pada laga kemarin. Artinya, fisiknya tidak terkendala cedera.

Tetapi, Bale juga banjir pujian karena mencatatkan satu assist pada gol pertama Aaron Ramsey di pertandingan kemarin. Dia juga berjiwa besar dengan menghibur gelandang Hungaria Gergo Lovrencsics yang bersedih setelah laga.

’’Hal pertama yang dimiliki seorang pemain adalah kewajiban untuk bergabung dengan timnas. Meski absen untuk klub, mereka harus pergi untuk tugas negara karena timnas adalah segalanya,’’ tutur eks entrenador Real Bernd Schuster sebagaimana dilansir Marca.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : io/bas


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads