alexametrics
Liga Eropa

Greenwood, Haaland, Zaniolo, dan Kluivert, Bintang Muda Pekan Pertama

21 September 2019, 17:42:22 WIB

JawaPos.com – Liga Europa tidak ingin ketinggalan sensasi matchday pertama Liga Champions yang diramaikan kejutan pemain-pemain muda. Setelah Erling Haaland dan Ansu Fati di Liga Champions, kini giliran Mason Greenwood, Joseph Willock, Bukayo Saka, Nicolo Zaniolo, dan Justin Kluivert yang menjadi sorotan di Liga Europa.

Tiga pemain itu berperan krusial atas kemenangan tim masing-masing. Mulai kemenangan 1-0 Manchester United atas FC Astana, Arsenal yang menang 3-0 atas Eintracht Frankfurt, hingga AS Roma yang menang empat gol tanpa balas melawan Istanbul Basaksehir.

Di Old Trafford, Mason Greenwood yang masih berusia 17 tahun menjadi aktor kemenangan United melalui gol tunggalnya pada menit ke-73. Itulah gol debutnya bersama Setan Merah. Dia bersama Tahith Chong dan Angel Gomes jadi tiga starter remaja pertama di ajang antarklub Eropa bagi United. Kali terakhir United menempatkan pemain di bawah usia 20 tahun sebagai starter pada November 2009, saat melawan Besiktas. Kala itu remaja yang jadi starter adalah Danny Welbeck, Federico Macheda, dan Rafael Da Silva.

Lebih jauh, usia starting eleven yang diturunkan Ole Gunnar Solskjaer pada laga kemarin adalah 24 tahun 145 hari. Termuda bagi mereka di ajang Eropa sejak Desember 2012 melawan CFR Cluj dengan 24 tahun 54 hari. Ole Gunnar mengatakan bahwa Greenwood membuatnya tenang meski kehilangan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez yang hengkang ke Inter Milan.

”Kami selalu tahu bahwa di dalam dan di sekitar kotak penalti dia salah seorang finisher terbaik. Greenwood adalah pemain yang ingin kami pertahankan (dalam jangka waktu lama, Red),” kata Ole.

Setali tiga uang dengan United, kontribusi pemain muda ditunjukkan Arsenal. Bukan hanya satu. Melainkan dua pemain sekaligus. Ya, dua gol awal kemenangan 3-0 Arsenal atas Eintracht dicetak Willock (20 tahun) pada menit ke-38 dan Saka (18 tahun) pada menit ke-85. Pierre-Emerick Aubameyang menyempurnakan kemenangan Arsenal via golnya dua menit berselang dari gol Saka.

Performa keduanya semakin lengkap karena kemenangan kemarin diraih secara away ke Commerzbank Arena. Bagi Willock, golnya kemarin menjadi yang keempat dari enam starter bersama Arsenal untuk laga tandang. Sedangkan untuk Saka, dia tercatat sebagai pencetak gol termuda Arsenal pada ajang antarklub Eropa dengan 18 tahun 14 hari sejak Aaron Ramsey melakukannya pada Oktober 2008 melawan Fenerbahce (17 tahun 300 hari).

Hal hampir serupa berlaku untuk Roma. Dua pemain muda mereka, Zaniolo dan Kluivert, sama-sama mencetak gol yang membantu Roma menang 4-0 atas Istanbul Basaksehir pada menit ke-71 dan 90+3. Tapi, kontribusi Zaniolo lebih moncer karena dia juga ikut andil bagi dua gol Giallorossi lainnya dengan assist kepada gol Edin Dzeko (58’) serta gol Kluivert. Sedangkan satu gol Roma lainnya tercipta melalui bunuh diri pemain Basaksehir Junior Caicara (42’). Itu jadi yang pertama bagi Zaniolo membukukan gol dan assist dalam satu laga bersama Roma.

”Ini (permainan Roma, Red) merupakan gaya sepak bola yang sangat menyerang meski juga membutuhkan pengorbanan di pertahanan. Kami melakukan apa yang diminta pelatih (Paulo Fonseca, Red) dengan baik,” kata Zaniolo yang berusia 20 tahun seperti dilansir Football Italia.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : io/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads