alexametrics
Serie A Italia

Muak dengan Performa Medioker, AC Milan Pikirkan Dekati Guardiola

20 Oktober 2019, 17:30:02 WIB

JawaPos.com – Sembilan pelatih dalam lima tahun terakhir sejak Massimiliano Allegri pada 2014 merupakan pertanda bahwa AC Milan memang sedang ’’sakit’’. Itu diperparah dengan tidak adanya pelatih berprestasi internasional yang menjadi allenatore Milan dalam kurun waktu tersebut. Termasuk Stefano Pioli yang saat ini menjadi pelatih baru Rossoneri.

Mundo Deportivo melansir bahwa Elliott Management selaku pemilik muak dengan performa bak tim medioker Milan dalam beberapa musim terakhir. Musim depan mereka membidik figur baru yang bisa merevolusi Milan. Yakni, tactician Manchester City Pep Guardiola.

Kebetulan, kontrak Sang Filsuf –julukan Guardiola– bersama City berakhir pada 2021 dan belum ada gelagat untuk memperpanjangnya. Apa pun hasil yang diraih Milan musim ini bersama Pioli, eks pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu tetap menjadi prioritas Milan musim depan.

Rumor ke Italia bukan hal baru bagi Guardiola. Awal musim ini, pelatih asal Spanyol tersebut diisukan merapat ke Juventus sebelum mereka memilih Maurizio Sarri.

Sosok lain yang menjadi target revolusi Milan adalah Direktur Olahraga Ajax Amsterdam Marc Overmars. Dia bakal menggantikan posisi Zvonimir Boban sebagai direktur olahraga. Negosiasi dengan Overmars bakal lebih alot karena dia terikat kontrak hingga 2024 setelah mengantarkan Ajax menembus semifinal Liga Champions musim lalu. ’’Milan sudah menyodori Guardiola gaji EUR 25 juta (Rp 395,2 miliar) untuk empat musim,’’ tulis Bleacher Report.

Nominal itu jauh lebih besar daripada gajinya bersama The Citizens yang ’’hanya’’ EUR 17,4 juta (Rp 275 miliar). Bahkan nyaris tiga kali lipat dari gaji allenatore anyar Inter Milan Antonio Conte dengan EUR 10 juta (Rp 158,1 miliar).

Manajemen Milan mulai sadar bahwa jor-joran di bursa transfer tanpa investasi pelatih top sama saja omong kosong. Itu mereka rasakan sejak 2017–2018. Kala itu nominal belanja Milan mencapai EUR 194,5 juta (Rp 3,07 triliun), tapi bermodal pelatih sekelas Vincenzo Montella dan Gennaro Gattuso. Mereka hanya menghuni peringkat keenam pada akhir musim. Musim lalu EUR 185,6 juta (Rp 2,93 triliun) dibelanjakan, tapi pelatih yang mereka miliki tetap Rino –julukan Gattuso– dan berujung posisi kelima di Serie A. Musim ini, dengan nominal belanja EUR 102 juta (Rp 1,61 triliun), prestasi Milan di akhir musim nanti tampaknya juga tidak meningkat secara signifikan bersama Pioli.

Pemilihan pelatih top juga bakal berimbas pada pemilihan pemain yang dibawanya. Guardiola diyakini tidak menerima pemain paket hemat jika bersedia melatih Milan.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : io/tom

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads