alexametrics
Copa America 2019

Lionel Messi: Sebuah Hal yang Gila Andai Argentina Tersingkir

20 Juni 2019, 19:40:31 WIB

JawaPos.com – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, tak bisa menutupi kekecewaannya setelah gagal mengalahkan Paraguay, Kamis (20/6) pagi WIB. La Albiceleste seperti diketahui hanya bermain imbang 1-1 sehingga dalam dua laga di fase Grup B yang sudah dilalui, Messi cs terpuruk di posisi buncit.

Satu-satunya cara untuk meraih tiket lolos ke babak berikutnya adalah mengalahkan Qatar pada laga pamungkas Grup B, Senin (24/6) dini hari WIB. Untuk itu, Messi memotivasi rekan-rekannya untuk berjuang sekuat tenaga dalam laga melawan Qatar.

Untuk menambah motivasi pemain lainnya, Messi mengatakan andai Argentina sampai tersingkir di fase grup Copa America 2019, itu menjadi sebuah hal yang gila. Seperti diketahui, pada laga pertama La Albiceleste kalah 0-2 dari Kolombia.

“Saat ini kami tengah terluka lantaran gagal mengalahkan Paraguay. Laga tersebut sebenarnya menjadi kunci kans kami di babak selajutnya. Kini, kami harus menang pada laga terakhir fase grup melawan Qatar. Satu-satunya jalan untuk tetap bertahan di ajang ini, kami harus menang melawan Qatar,” sebut Messi seperti dilansir Daily Mail.

“Akan menjadi sebuah hal yang gila andai Argentina tidak lolos dari fase grup,” imbuh Messi.

Peluang lolos Argentina minimal sebagai runner-up atau satu dari dua tim peringkat ketiga terbaik. Itu hanya akan terjadi andai La Albiceleste mampu mengalahkan Qatar.

Messi sendiri menjadi pahlawan La Albiceleste saat melawan Paraguay. Dia mencetak gol dari titik putih dan membuat Argentina menyamakan kedudukan 1-1 setelah sempat tertinggal lebih dahulu. Paraguay mencetak gol lewat Richard Sanchez pada menit 37. Argentina baru bisa menyamakan skor pada menit 57 lewat penalti Messi.

Toh, pahlawan sebenarnya layak disematkan kepada kiper Franco Armani. Maklum saja, dia mampu mementahkan tendangan penalti Derlis Gonzalez pada menit 63 sehingga membuat skor tetap imbang 1-1. Andai penalti Derlis masuk, Argentina bisa saja kalah dalam laga tersebut.

Sementara itu, pelatih La Albiceleste, Franco Armani, menegaskan bahwa timnya harus meraih kemenangan melawan Qatar. “Kami harus menang,” tegasnya. “Kami bisa dikatakan beruntung saat ini masih punya peluang lolos usai melawan Paraguay. Saya secara khusus memberikan pujian kepada Armani. Dia menggagalkan penalti dan membuat peluang kami masih ada,” tegas Armani.

Argentina dalam lima Copa America terakhir selalu lolos dari fase grup. Bahkan, empat kali dari lima gelaran terakhir mampu melaju hingga final. Hanya saja, mereka selalu kalah di partai puncak. Itu terjadi pada 2004, 2007, 2015, dan 2016. Pada 2011, Argentina tersingkir di perempat final.

Editor : Edy Pramana