alexametrics

Liga Skotlandia Berhenti, Celtic Jadi Juara Sembilan Kali Beruntun

19 Mei 2020, 08:17:10 WIB

JawaPos.com – Ketika Bundesliga Jerman sudah dimulai, Serie A Italia dan La Liga Spanyol sudah menetapkan tanggal restart, sedangkan Premier League berencana menyusul, Liga Skotlandia memutuskan kompetisi dihentikan.

Ya, seharusnya masih ada delapan pekan tersisa. Namun, akhirnya disepakati untuk dihentikan dengan Glasgow Celtic keluar sebagai juaranya. Saat liga dihentikan dengan delapan laga tersisa, skuad asuhan Neil Lennon itu berada di puncak klasemen dengan koleksi 80 poin, unggul 13 poin dari Rangers pada posisi kedua.

Dengan begitu, Celtic telah menjuarai Liga Skotlandia untuk sembilan kali beruntun. Total, mereka mengoleksi 51 gelar atau hanya tertinggal tiga gelar dari Rangers sebagai pemegang rekor juara Liga Skotlandia.

Kepala Eksekutif Celtic Peter Lawwell tak menampik bahwa pihaknya tak menginginkan dan tak cukup puas dengan gelar juara yang diraihnya. Namun, dia mengaku timnya layak meraih titel tersebut.

“Tentu saja ini memalukan karena kami tidak dapat mempersembahkan ini di depan para penggemar kami,” ujar Lawwell sebagaimana dikutip AFP.

“Kami mempersembahkan gelar ini untuk semua orang yang telah peduli dan semua orang yang terkena dampak saat masa sulit seperti ini,” katanya menambahkan.

Sebelumnya pada Jumat (15/5), klub-klub Liga Utama Skotlandia telah sepakat bahwa menyelesaikan kompetisi musim ini bukanlah pilihan yang realistis.

“Setelah berkonsultasi dengan 12 klub, Dewan SPFL sudah memutuskan bahwa Liga Utama 2019-2020 diakhiri,” demikian pernyataan liga.

Dengan diakhirinya liga, SPFL bisa membayarkan uang hadiah kepada klub berdasarkan posisi akhir klasemen mereka.

“Keputusan ini memungkinkan kami membayar sekitar 7 juta pounds untuk membantu klub agar bisa tetap bertahan di masa sulit ini,” ujar Kepala Eksekutif SPFL Neil Doncaster.

Dengan dihentikannya kompetisi, maka Glasgow Rangers, Motherwell, dan Aberden yang berada di empat besar dipastikan bermain di Liga Europa.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Antara



Close Ads