alexametrics

Dibabat Spanyol 0-6, Joachim Low Masih Dipercaya Timnas Jerman

18 November 2020, 14:54:19 WIB

JawaPos.com – Joachim Low dipastikan tidak akan kehilangan posisinya sebagai pelatih tim nasional Jerman meski skuatnya secara memalukan kalah 0-6 dari Spanyol. Hal ini disampaikan oleh Direktur Timnas Jerman Oliver Bierhoff.

Tim berjuluk Die Mannschaft itu mendapatkan pelajaran penting dari tim Spanyol dalam pertandingan UEFA Nations League di Seville, saat Ferran Torres mencetak trigol ke gawang kiper Manuel Neuer. Itu adalah kekalahan terburuk Jerman sejak dihajar dengan skor yang sama oleh Austria pada 1931 dan oleh Prancis (3-6) pada 1958 di laga kompetitif.

Low ditunjuk sebagai pelatih Jerman setelah Piala Dunia 2006 dan telah mempersembahkan trofi Piala Dunia 2014, tetapi timnya secara mengejutkan tersingkir di babak grup Piala Dunia di Rusia empat tahun kemudian.

Gagalnya Jerman meraih trofi di dua kompetisi internasional sebelumnya (Euro 2016 dan Piala Dunia 2018) serta kekalahan mengejutkan tersebut, telah menimbulkan spekulasi tentang posisi Low.

Namun, Bierhoff dengan cepat meredakan spekulasi dan menjamin masa depan Low bersama Jerman dengan mengatakan bahwa pelatih berusia 60 tahun itu akan memimpin lebih lama.

Saat ditanya apakah Low akan memimpin negaranya di Piala Eropa 2020 yang dijadwal ulang musim panas mendatang, Bierhoff mengatakan bahwa Low masih mendapatkan kepercayaan.

“Tentu saja, ya. Permainan ini tidak mengubah apa pun. Kami masih mempercayai Joachim Low, tidak diragukan lagi,” ujarnya kepada Goal, dikutip dari Antara.

“Ketika berbicara tentang pelatih tim nasional, Anda harus berpikir dan menganalisa dari turnamen ke turnamen. Kami ingin mencapai yang maksimal di Piala Eropa tahun depan,” tambahnya.

Hansi Flick disebut-sebut menjadi kandidat pelatih yang bakal menggantikan Low suatu saat nanti setelah ia memenangkan treble di musim pertamanya sebagai pelatih Bayern Munchen. Flick sendiri pernah menjadi asisten pelatih Low di timnas Jerman dari 2006 sampai 2014.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Antara



Close Ads