alexametrics
Liga Champions

Napoli vs Liverpool: Telat Panas Bisa Berbahaya di San Paolo

17 September 2019, 11:00:07 WIB

JawaPos.com – Ada baiknya tidak memulai dengan melawan klub Italia. Ya, klub Serie A bak pantangan untuk juara bertahan Liga Champions kala membuka babak utama atau fase grup Liga Champions dengan sempurna. Dalam sedekade terakhir, ada dua klub yang menjadi korban. Yakni, FC Barcelona dan Chelsea.

Barca, contohnya. Klub asal Catalan itu tiga kali tertahan di matchday pertama setelah bersua wakil Serie A. Masing-masing 0-0 melawan Inter Milan di Stadio Giuseppe Meazza pada musim 2009–2010, 2-2 kontra AC Milan di Camp Nou dua musim kemudian, serta 1-1 menghadapi AS Roma di Stadio Olimpico (2015–2016).

Sementara itu, Chelsea ditahan Juventus 2-2 di Stamford Bridge saat The Blues mengawali fase grup 2012–2013. Nah, dini hari nanti WIB di San Paolo (siaran langsung SCTV pukul 02.00 WIB), Napoli telah menanti Liverpool sebagai peraih Si Kuping Lebar –sebutan trofi Liga Champions– musim lalu. ”San Paolo benar-benar tricky bagi kami,’’ kata fullback kanan Liverpool Trent Alexander-Arnold, sebagaimana dikutip Liverpool Echo.

Trent berkaca pada perjalanan Liverpool musim lalu. San Paolo merupakan satu di antara empat tempat yang membuat Jordan Henderson dkk menelan kekalahan. Napoli jadi klub pertama yang menodai musim The Reds sebagai kampiun Liga Champions 2018–2019 berkat gol tunggal Lorenzo Insigne pada menit ke-90.

”Kami harus belajar dari kesalahan dan kami ingin balik ke sana dengan game plan yang lebih baik,’’ tutur pemain 20 tahun itu.

Yang diingat Trent kala itu, Liverpool tidak mampu membuat tembakan ke gawang sekali pun. ’’Kami ingat, Juergen (Klopp, pelatih Liverpool) mengatakan bahwa itulah laga terburuk kami musim lalu,’’ ucap satu-satunya scouser di skuad Liverpool tersebut.

Fullback kiri Liverpool Andy Robertson punya penilaian terkait kekalahan di San Paolo musim lalu. Yakni, Liverpool yang terlambat panas di fase grup. Buktinya, tak sekali pun The Anfield Gang memenangi laga tandang selama fase grup musim lalu. ”Jadi, kami harus membayangkan pertandingan di Naples sebagaimana kami membayangkan laga di Madrid (final musim lalu, Red),’’ ujar pemain yang akrab disapa Robbo itu kepada Evening Standard.

Masalahnya, seperti diungkapkan gelandang serang Napoli Piotr Zielinski, Liverpool tidak dianggap sebagai lawan yang menyulitkan. Kepada Radio Kiss Kiss Napoli, Zielinski berkata bahwa timnya sudah memahami karakter skuad asuhan Klopp itu.

’’Musim ini, kami juga sudah menunjukkan kemampuan kami dengan menekuk juara Eropa itu,’’ klaim pemain internasional Polandia tersebut. Yang dimaksud Zielinski adalah kemenangan 3-0 Napoli atas Liverpool dalam pramusim di Edinburgh, Skotlandia, pada 28 Juli lalu.

Di sisi lain, Napoli juga pernah menjadi mimpi buruk dalam laga pertama Liga Champions Klopp sebelum menangani Liverpool. Yakni, ketika masih jadi der trainer Borussia Dortmund pada 2013–2014. Klopp harus mengakui keunggulan Napoli 1-2. Tempatnya? San Paolo!

Insigne juga tampil sebagai pencetak gol Napoli melalui tendangan bebas pada menit ke-67. ’’Sampai sekarang aku masih membayangkan gol (tendangan bebas) yang manis itu,” katanya dalam pre-match press conference di Castel Volturno tadi malam (16/9).

Perkiraan Pemain

Napoli (4-4-2): 1-Meret (g); 22-Di Lorenzo, 44-Manolas, 26-Koulibaly, 31-Ghoulam; 7-Callejon, 5-Allan, 8-Ruiz, 24-Insigne (c); 14-Mertens, 11-Lozano
Pelatih: Carlo Ancelotti

Liverpool (4-3-3): 13-Adrian (g); 66-Alexander-Arnold, 32-Matip, 4-Van Dijk, 26-Robertson; 14-Henderson (c), 3-Fabinho, 7-Milner; 11-Salah, 9-Firmino, 10-Mane
Pelatih: Juergen Klopp

Wasit: Felix Brych (Jerman)
Stadion: San Paolo, Naples
Kickoff: Rabu (18/9) pukul 02.00 WIB

Asian Handicap ¼:0

Empat Pertemuan Terakhir

Liverpool vs Napoli 1-0
(Matchday keenam fase grup Liga Champions 2018–2019)

Napoli vs Liverpool 1-0
(Matchday kedua fase grup Liga Champions 2018–2019)

Liverpool vs Napoli 3-1
(Matchday keempat fase grup Liga Europa 2010–2011)

Napoli vs Liverpool 0-0
(Matchday ketiga fase grup Liga Europa 2010–2011)

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : ren/dns

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads