alexametrics
Serie A Italia

Inter Hadiahkan Dua Gol buat Lazio, Juga Posisi Kedua di Klasemen

17 Februari 2020, 08:11:53 WIB

JawaPos.com – Pelatih Inter Milan Antonio Conte kesal dengan kekalahan tim asuhannya oleh Lazio 1-2 pada pekan ke-24 Serie A dini hari tadi WIB. Bahkan, dia menyebut Inter menghadiahkan dua gol kepada Lazio.

”Menurut saya, itu adalah penampilan yang bagus, itu merupakan hasil yang tidak saya sukai dan cara kami kemasukan dua gol, kami menghadiahkannya kepada Lazio,” kata Conte kepada Sky Sport Italia.

Kenyataannya, bukan hanya menghadiahkan dua gol, melainkan juga menghadiahkan posisi kedua klasemen sementara Serie A kepada Lazio. Saat ini, Inter tergusur ke posisi ketiga dengan 56 poin atau tertinggal dua poin di belakang Lazio.

Nerazzurri juga tertinggal tiga angka di belakang Juventus yang masih kukuh di puncak klasemen sementara. Saat ini, Nyonya Tua memimpin klasemen sementara dengan 57 poin. Situasi yang membuat persaingan perebutan scudetto musim ini tetap seru.

Bermain di Stadion Olimpico, Roma, Inter lebih dulu unggul melalui gol mantan pemain Manchester United Ashley Young pada menit ke-44. Namun, pada babak kedua, Lazio membalikkan keunggulan melalui gol penalti Ciro Immobile (50’) dan Sergej Milinkovic-Savic (69’).

”Kami bukannya tanpa cela, namun khususnya pada pertandingan-pertandingan besar, detail menjadi penentu dan marjin kesalahan harus dikurangi. Itu merupakan bagian dari proses pertumbuhan, ada sejumlah kenaifan dan para pemain itu harus lebih rileks dalam situasi-situasi semacam itu,” tambahnya.

Mantan pelatih Juventus dan Chelsea itu mengatakan bahwa timnya terlalu lembek sehingga kemasukan dua gol. Situasi yang menurutnya serupa dengan saat mereka menghadapi Barcelona dan Borussia Dortmund, di mana Inter sempat unggul untuk kemudian mengakhiri laga sebagai pihak yang kalah.

”Bagi saya itu merupakan pertandingan yang sangat seimbang, tidak ada satu tim yang mendominasi. Mereka adalah dua tim dengan identitas taktik yang mirip, mereka saling berhadapan dan memainkan permainan mereka,” ucap Conte.

”Mungkin di bawah sadar kami berusaha untuk mempertahankan hasil, sehingga saya mempertahankan skema serangan sebagai bentuk terbaik pertahanan. Ini adalah batu loncatan, ini merupakan proses pertumbuhan, banyak pemain yang memainkan gaya permainan yang tidak biasa mereka mainkan dan saya suka bermain dari lini belakang,” imbuhnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Antara

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads