alexametrics
Serie A Italia

Napoli vs Parma: Menguji Keampuhan Gattuso Effect di San Paolo

14 Desember 2019, 21:00:41 WIB

JawaPos.com – Napoli sudah berani melepas Carlo Ancelotti dan menggantinya dengan Gennaro Gattuso. Secara pengalaman, Gattuso belum selevel bila dibandingkan dengan Ancelotti. Terlebih jika harus menakhodai klub sekelas Napoli yang mempunyai tradisi bersaing di papan atas Serie A dan Eropa.

Dua musim membesut AC Milan, Gattuso hanya sukses mencatatkan 49,1 persen kemenangan di Serie A. Mentok finis di posisi kelima merupakan capaian terbaik dia. Makanya, dini hari nanti WIB menjadi momentum bagus bagi Gattuso untuk merebut hati publik San Paolo, Naples, ketika Napoli menjamu Parma (siaran langsung RCTI/beIN Sports 2 pukul 00.00 WIB).

’’Dari sini aku ingin memulihkan mentalitas tim ini kembali. Sebab, aku tahu, Napoli tim yang selalu ditakuti,’’ klaim Ringhio Starr –julukan Gattuso– dalam konferensi pers di Centro Sportivo Castel Volturno, kamp latihan Napoli, tadi malam WIB. Laga tersebut seperti deja vu bagi Gattuso yang musim lalu menelan kekalahan 2-3 saat pertandingan pertamanya bersama AC Milan pada musim 2018–2019 di San Paolo.

Bedanya, kali ini dia bersama Lorenzo Insigne dkk. Selain belum genap sepekan melatih Il Partenopei –julukan Napoli–, lebih sering gagal memenangi laga-laga debutnya sebagai pelatih menjadi tantangan Gattuso. Di Milan, misalnya, dia hanya bisa membawa klub yang berjuluk Rossoneri itu mengimbangi Benevento pada giornata ke-15 Serie A 2017–2018.

Gattuso menyiratkan perubahan dalam skuad barunya nanti. ’’Pemain-pemain pilihan dan skema permainan terbaik yang bakal kami tunjukkan,’’ sambung pelatih yang merupakan murid Carletto –julukan Ancelotti– itu. Dari sisi formasi, dia bakal meninggalkan skema 4-4-2 yang di era Ancelotti menjadi pilihan.

Selain itu, dua centrocampista telah dia tunjuk sebagai sosok vital dalam mengatur serangan Napoli. Ya, Allan dan Piotr Zielinski bakal menjadi motor permainan Napoli dari lini tengah. Selain itu, dilansir laman Goal, tridente lini depan diberikan kepada Hirving Lozano, Lorenzo Insigne, dan Arkadiusz Milik.

Tak mudah memang tugas Gattuso mengembalikan Napoli ke posisi terbaiknya. Sebagaimana diketahui, Napoli belum pernah memenangi laga Serie A dalam tujuh giornata beruntun. Kemenangan 2-0 kontra Verona (19/10) menjadi victory terakhir Napoli. Dari streak tanpa menang terpanjang dalam delapan musim terakhirnya itu, Napoli kehilangan keseimbangan menyerang-bertahan.

Portiere Napoli Alex Meret telah merasakan hari-hari pertamanya dilatih Gattuso. Meret pun konfiden dengan ’’Gattuso Effect’’ dalam skuad Napoli. ’’Dia (Gattuso, Red) luar biasa. Tekadnya juga. Dia mampu mentransmisikan gairahnya dengan game plan kami. Dia membuat kami bakal lebih bekerja keras,’’ tutur Meret sebagaimana dilansir laman Spazio Napoli.

Allenatore Parma Roberto D’Aversa juga waswas dengan kejutan dari Gattuso. Terutama dengan gaya main Napoli. ’’Aku mungkin bisa berkata telah memahami gaya main Gattuso. Tetapi, itu semasa dia di Milan, bukan di Napoli. Akan sangat menarik melihat perpaduan karakter itu,’’ ujar D’Aversa sebagaimana dilansir laman Tuttomercatoweb.

Perkiraan Pemain

Napoli (4-3-3): 1-Meret (g); 22-Di Lorenzo, 44-Manolas, 26-Koulibaly, 6-Mario Rui; 8-Ruiz, 5-Allan, 20-Zielinski; 11-Lozano, 99-Milik, 24-Insigne (c)
Pelatih: Gennaro Gattuso

Parma (4-3-3): 1-Sepe (g); 36-Darmian, 2-Iacoponi, 22-Alves (c), 28-Gagliolo; 10-Hernani, 15-Brugman, 17-Barilla; 44-Kulusevski, 11-Cornelius, 27-Gervinho
Pelatih: Roberto D’Aversa

Wasit : Marco Di Bello
Stadion: San Paolo, Naples
Live : RCTI/beIN Sports 2 pukul 00.00 WIB
Asian Handicap: 0 : 1½

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : ren/tom


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads