alexametrics
Premier League

Raheem Sterling vs Joe Gomez: Sudah Minta Maaf dan Memilih Move On

13 November 2019, 18:00:22 WIB

JawaPos.com – Amarah wide attacker Manchester City Raheem Sterling masih di ubun-ubun. Bayang-bayang jalannya pertandingan di Anfield (11/11) kala The Citizens kalah 1-3 oleh Liverpool dalam matchday ke-12 Premier League sulit hilang dari kepala Sterling.

Apalagi, klub yang mengalahkan Sterling notabene pernah dibelanya. Histori kepergian Sterling dari Liverpool musim panas 2015 dari Anfield juga tak baik-baik. Mulai tudingan pemain mata duitan sampai pemain pemburu kejayaan. Jadi, makin panaslah hati Sterling ketika bek muda Liverpool Joe Gomez ketawa-ketiwi di kantin markas timnas Inggris, St George’s Park, kemarin (12/11).

Menurut penuturan salah seorang saksi di kantin kepada Sky Sports, saat Sterling melintas, Gomez memang sedang tertawa. Namun, yang jadi bahan guyonan Gomez dan pemain Inggris lainnya bukan soal kemenangan 3-1 Liverpool atas City sehari sebelumnya.

Namun, hati Sterling telanjur panas. Dalam laga di Anfield, tepatnya pada menit ke-87, Sterling juga terlibat gesekan dengan Gomez. Seolah deja vu, Sterling berusaha memiting leher Gomez sebelum kemudian dipisah oleh rekan-rekan timnas mereka.

’’Saya kira Sterling hanya bercanda ketika merangkulkan tangannya ke leher Joe (Gomez). Mereka sebetulnya adalah rekan baik,’’ kata salah seorang pemain Inggris yang tidak mau disebutkan namanya kepada Sky Sports. Ketika Sterling mengampanyekan antirasisme, Gomez salah satu yang mendukung.

Dalam jepretan The Guardian pada sesi latihan The Three Lions kemarin, insiden di kantin timnas Inggris itu meninggalkan jejak di wajah Gomez. Di bagian bawah mata kanannya terdapat tanda luka menggores sekitar 5 sentimeter.

Hal itu pun ramai dibahas warganet. Sebab, Gomez yang lebih muda dua tahun (22 tahun banding 24 tahun) serta berbadan lebih tinggi (188 sentimeter) dan tegap bisa kalah oleh Sterling dengan postur 170 sentimeter. ’’Bagaimana mungkin Gandalf bisa kalah oleh Frodo?’’ cuit fans timnas Inggris seperti dilansir Liverpool Echo. Frodo dan Gandalf merupakan tokoh sentral dalam trilogi film Lord of the Rings (LotR). Sterling diibaratkan seperti Frodo, seorang hobbit. Sementara itu, Gomez dimiripkan dengan Gandalf, sosok penyihir imajiner.

Tidak ingin mengganggu persiapan menuju kualifikasi Euro 2020, pelatih Inggris Gareth Southgate membuat keputusan tentang insiden antara Sterling dan Gomez. Yakni, tidak memainkan Sterling yang masih emosional saat melawan Montenegro pada Jumat dini hari (15/11). Dia baru turun kontra Kosovo dalam laga pemungkas grup A pada Senin pekan depan (18/11). Situasi yang merugikan bagi The Three Lions mengingat tiket lolos otomatis belum dipastikan.

Sterling sudah menyadari kesalahannya dan meminta maaf secara terbuka di media sosial. ’’Kami berada di cabang olahraga yang sangat didominasi emosi dan saya mengakui bahwa emosi menang atas diri saya kali ini,’’ ucapnya. ’’Kami berdua, Joe dan saya, sepakat menepikan masalah ini untuk Inggris dan melupakan pertikaian,’’ tambah pemain kelahiran Kingston, Jamaika, itu.

Insiden pertikaian antar pemain timnas Inggris karena bawaan dari rivalitas klub bukan hal baru. Pada awal 2000-an, sejumlah pemain hanya mau berteman di timnas dengan rekan seklub. Daily Mail membeberkan testimoni beberapa mantan penggawa The Three Lions.

Salah seorang di antaranya Rio Ferdinand. Mantan bek Manchester United itu menyebutkan, dirinya pernah menghindari jalan bersama ke ruang ganti dengan pemain Inggris dari klub berbeda. Misalnya dengan geng Chelsea yang dihuni Frank Lampard, Ashley Cole, John Terry, maupun Joe Cole. Atau dengan Steven Gerrard dan Jamie Carragher yang berasal dari Liverpool.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : dra/dns


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads