alexametrics

Apresiasi untuk Hurrikane, Memorabilia Dipamerkan di Museum London

12 Mei 2022, 11:17:41 WIB

JawaPos.com – Setahun terakhir, prestasi Harry Kane di lapangan hijau boleh dibilang tidak terlalu mengilap.

Selain gagal membawa timnas Inggris memenangi Euro 2020 pada musim panas tahun lalu, musim ini produktivitas gol Kane terancam jadi yang terendah sejak dia mendapat tempat reguler di Spurs delapan musim terakhir.

Musim ini HurriKane-julukannya- baru mengoleksi 13 gol dari 34 laga.

Terpaut empat gol dengan koleksi gol terendahnya dalam delapan musim terakhir alias 17 gol pada musim 2018–2019. Itu pun ketika Kane hanya mampu bermain dalam 28 matchweek.

Meski demikian, Kane tidak kurang apresiasi. Buktinya, Museum London memilih memorabilia Kane untuk dipamerkan di tempat mereka pada 21 Mei mendatang.

Bertajuk Harry Kane: I Want to Play Football, memorabilia yang dipamerkan, antara lain, jersey, sepatu, dan foto-foto ikonik Kane.

”Sebagian jersey Kane akan jadi koleksi Museum London,” tulis Secret London.

Sebagai contoh jersey timnas Inggris yang dikenakan Kane dalam caps debut menghadapi Lithuania di kualifikasi Euro 2016. Kala itu Kane mampu menciptakan gol hanya 80 detik setelah masuk menggantikan Wayne Rooney.

Jersey-jersey Kane di awal membela masing-masing klub turut dipamerkan. Sebut saja jersey HurriKane di Tottenham Hotspur pada musim 2009–2010, lalu ketika di Leyton Orient (2011) maupun Milwall FC (2012).

Atau, ketika striker 28 tahun itu berkelana ke Norwich City (2012–2013) dan Leicester City (2013) sebagai pinjaman.

Kane terpilih karena dianggap merepresentasikan sosok terkenal asal London dari dunia sepak bola. Kane dilahirkan di Walthamstow, sebuah kota di London Timur.

”Harry (Kane) tumbuh dan berkembang di London serta mengawali karier sepak bolanya dari sepak bola level akar rumput di London. Dia adalah Londoner sejati,” tutur kurator Zeynep Kussan.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : ren/c19/dns

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads