alexametrics
Burnley FC vs Manchester United

Kesempatan Emas Bagi Manchester United untuk Naik ke Puncak Klasemen

12 Januari 2021, 22:43:06 WIB

JawaPos.com – Disingkirkan Manchester City di semifinal Piala Liga (7/1) dan hanya menang tipis 1-0 atas Watford FC di putaran ketiga Piala FA (10/1), sepertinya, bisa dimaklumi fans Manchester United.

Asalkan, Harry Maguire dkk tidak meleset dalam laga dini hari nanti (13/1). Yaitu, mengatasi perlawanan Burnley FC di Turf Moor (siaran langsung Mola TV pukul 03.15 WIB).

Itu adalah laga yang sedianya menjadi pertandingan pembuka United di Premier League 2020–2021. Hanya, seiring The Red Devils baru melakoni fase knockout Liga Europa yang molor lantaran efek pandemi Covid-19, laga melawan Burnley FC pun dijadwalkan ulang.

Baca Juga: Solskjaer Sebut McTominay Monster yang Menjelma Menjadi Manusia

Dimainkannya laga di Turf Moor itu dini hari nanti tak ubahnya momentum yang sudah dinantikan United maupun fans mereka. Sebab, kemenangan (atau minimal seri) bakal membawa The Red Devils mencicipi puncak klasemen Premier League!

Sebuah capaian yang mungkin tidak disangka 2–3 bulan lalu. Khususnya ketika skuad Ole Gunnar Solskjaer sempat mendarat di peringkat ke-15 pada matchweek keenam (1/11). Atau setelah dipermalukan 0-1 oleh Arsenal di Old Trafford (1/11).

’’Kami tidak perlu menengok tabel klasemen lagi.’’ Begitu ucapan Solskjaer setelah kekalahan oleh Arsenal.

Kini, United bersanding dengan juara bertahan Liverpool FC dengan perolehan 33 poin. Liverpool sudah memainkan laga ke-17, sedangkan laga ke-17 United adalah menghadapi The Clarets –julukan Burnley FC.

Hanya, kepada MUTV kemarin (11/1), Solskjaer kembali mengerem ekspektasi bahwa bisa merebut puncak klasemen berarti United merupakan kandidat juara Premier League musim ini. ’’Kami belum melewati paro musim,’’ tegas Solskjaer.

Meski demikian, Solskjaer tidak memungkiri bahwa berada di puncak klasemen adalah hal yang akan membahagiakan fans United. Kali terakhir United mampu menduduki peringkat pertama adalah pada musim kedua kepelatihan Jose Mourinho (2017–2018). Itu pun hanya berlangsung dalam empat matchweek pertama atau hingga 9 September 2017.

Sementara itu, untuk United yang pernah memuncaki klasemen pada Januari, kali terakhir dirasakan delapan tahun silam, Yaitu, ketika The Red Devils memenangi titel Premier League terakhirnya (2012–2013). Dari skuad saat itu, hanya tersisa kiper David de Gea dan gelandang serang Jesse Lingard di skuad saat ini.

”Tidak ada satu pun yang mengingat bagaimana tabel klasemen (Premier League) pada 12 Januari 2021,’’ sebut Solskjaer. ”Masih ada 21 pertandingan menentukan lainnya,” imbuh pria yang enam kali meraih gelar juara Premier League bersama United tersebut.

Sampai tadi malam, rumah bursa di Inggris juga tidak menempatkan United sebagai kandidat juara. Hanya Manchester City yang digadang bisa menggagalkan ambisi Liverpool meraih juara Premier League secara back-to-back.

Saat ini, City menempati posisi kelima. Tetapi, skuad Pep Guardiola hanya berselisih empat angka dari United maupun Liverpool (29 poin). Plus City masih memiliki tabungan dua laga.

Legenda United yang juga pernah menjadi rekan setim Solskjaer di United, Roy Keane, lebih senang menyebut jika merebut posisi puncak jadi pancingan bagi skuad United.

’’Bisa mengawali keyakinan mereka untuk memenangi Premier League. Setidaknya mereka membiasakan diri bersaing di puncak,’’ ucap Keane saat didapuk sebagai pandit ITV.

Yang menarik, di skuad Burnley FC saat ini, ada nama Robby Brady. Dia sejatinya masuk dalam skuad United yang memenangi Premier League 2012–2013.

Nomor punggungnya 37. Tapi, setelah dua bulan kompetisi bergulir, pemain berposisi winger kiri dan kini berusia 28 tahun itu dipinjamkan ke Hull City yang bermain di Championship lalu dipermanenkan pada paro musim.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : ren/c17/dns


Close Ads