alexametrics
Premier League

Akhirnya Menang, tapi Ljungberg Berurusan dengan Krisis Pertahanan

11 Desember 2019, 10:00:27 WIB

JawaPos.com – Pelatih interim Arsenal Freddie Ljungberg akhirnya memperoleh kemenangan perdananya pada laga ketiga. Dalam derbi London di Stadion London kemarin (10/12), Arsenal menang 3-1 atas West Ham. Tertinggal lebih dulu karena gol bek West Ham Angelo Ogbonna (38′), The Gunners membalikkan skor di babak kedua hanya dalam rentang 9 menit. Masing-masing via Gabriel Martinelli (60′), Nicolas Pepe (66′), dan Pierre-Emerick Aubameyang (69′).

Akan tetapi, tiga poin yang menaikkan peringkat Arsenal ke posisi kesembilan klasemen sementara itu dibayar mahal. Dua fullback-nya mengalami cedera. Yakni, Hector Bellerin dan Kieran Tierney. Ditambah gelandang bertahan Granit Xhaka yang ditarik keluar empat menit sebelum waktu normal usai.

Seperti dilaporkan oleh Sky Sports, sebelum laga atau tepatnya saat pemanasan, Bellerin memegang pangkal paha bagian belakang kaki kanannya. Ljungberg yang tanggap dengan situasi itu kemudian urung memainkan Bellerin dan menggantinya dengan Ainsley Maitland-Niles untuk posisi fullback kanan.

Kemudian, di menit ke-26, Tierney yang mengawal penyerang West Ham Michail Antonio berbenturan. Bek timnas Skotlandia itu lalu terjatuh dengan memegangi bahu kanan. Setelah mendapat perawatan medis, diindikasikan Tierney mengalami dislokasi bahu kanan dan harus ditarik keluar pada menit ke-29. Posisinya sebagai fullback kiri digantikan oleh Sead Kolasinac.
Untuk Xhaka, bagian kepalanya terkena hantaman bola diagonal bek kiri West Ham Arthur Masuaku pada menit ke-80. Enam menit kemudian pemain timnas Swiss itu keluar dari lapangan dan digantikan oleh Matteo Guendouzi.

Seusai pertandingan, Ljungberg memberikan penjelasan soal cedera yang dialami trio pemainnya. Bellerin misalnya. ”Hector (Bellerin) mengatakan, ada yang tak beres dengan kakinya (otot hamstring kanan, Red). Dan, saya tak memaksa (bermain, Red) jika ada pemain yang tidak dalam kondisi 100 persen untuk bermain,” ujar Ljungberg seperti dikutip The Sun. Dia juga menyadari bahwa bek asal Spanyol itu baru pulih dari cedera panjang ACL (anterior cruciate ligament).

Terkait dengan Tierney yang mengalami dislokasi dan berapa lama waktu penyembuhannya, Ljungberg belum bisa memastikan. Dia masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh pada bahu Tierney. Yang pasti, cedera Tierney dan Bellerin membuat stok lini belakang Arsenal menipis. Sebab, bek tengah Rob Holding lebih dulu mengalami memar di betis kiri sehingga absen dalam laga melawan West Ham.

Alhasil, hanya enam pemain di lini pertahanan yang tersisa untuk pertandingan Arsenal selanjutnya di Liga Europa, melawan Standard Liege (13/12). Mereka adalah Maitland-Niles, Calum Chambers, David Luiz, Sokratis Papastathopoulos, Kolasinac, dan Skhodran Mustafi. Nama terakhir mendapat sorotan karena performa yang buruk. Pertahanan Arsenal musim ini memang tidak terlalu rapat seiring kebobolan 24 gol dari 16 laga di Premier League, lalu kemasukan 5 gol dalam 5 laga di Liga Europa.

”Selalu ada harapan untuk pertandingan selanjutnya sambil terus bekerja memperbaiki semua lini tim ini,” kata Ljungberg seperti dikutip ESPN.

Meski memuncaki klasemen grup F di Liga Europa (10 poin), Arsenal belum memastikan tiket lolos ke fase knockout. Standard Liege (7 poin) di posisi ketiga masih bisa menyalip meski butuh kemenangan setidaknya empat gol tanpa balas. Pesaing lain di grup F adalah Eintracht Frankfurt di posisi kedua (9 poin).

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : dra/dns


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads