alexametrics

Jerman Sangat Tertolong dengan Kehadiran Pemain Figuran

11 September 2019, 18:15:02 WIB

JawaPos.com– Perjudian Joachim Loew terbayar lunas. Pilihan Loew memasukkan pemain yang nyaris dia lupakan selama kualifikasi Euro 2020 sebagai starter berbuah kemenangan dua gol tanpa balas atas tuan rumah Irlandia Utara di Windsor Park, Belfast, kemarin (10/9).

Bek kiri Marcel Halstenberg dan winger Julian Brandt adalah dua kejutan dalam starter Jerman kemarin. Sebab, tak sekali pun Halstenberg dan Brandt mencicipi starting XI Die Mannschaft –julukan Jerman– dalam lima matchday kualifikasi.

Halsten, sapaan akrab Halstenberg, mampu menjawab kepercayaan Loew dengan membuka gol Jerman pada menit ke-48. Pemain RB Leipzig itu memanfaatkan umpan heading Brandt yang beroperasi di kiri dalam skema 4-2-3-1.

Peran figuran juga semakin nyata dengan masuknya attacking midfielder berusia 20 tahun asal Bayer Leverkusen Kai Havertz. Pemain yang sudah menghabiskan 399 menit di bench Jerman selama kualifikasi Euro 2020 itu pun ikut andil menambah keunggulan Jerman. Umpannya pada menit ketiga injury time dituntaskan Serge Gnabry.

Berkat tiga pemain figuran itulah, Jerman kembali menatap cerah kualifikasi Euro 2020. Die Mannschaft memuncaki klasemen dengan menggusur Irlandia Utara. Sama-sama memiliki 12 poin dari 5 laga, Manuel Neuer dkk superior dalam diferensiasi gol (surplus 11 berbanding surplus 3).

”Kami telah belajar dari petaka di Volksparkstadion (dikalahkan Belanda 2-4, 7/9, Red), bahkan kami bisa lebih baik lagi,’’ ungkap Havertz dalam situs resmi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

Dari lima caps, Havertz cuma sekali main sebagai starter. Yakni, dalam uji coba melawan Rusia pada 16 November 2018. Saat itu, pemain 20 tahun tersebut menyumbang satu assist dalam kemenangan tiga gol tanpa balas Jerman.

Melihat potensi yang tak teruji itulah, legenda Jerman Lothar Matthaeus getol mendesak Loew untuk memberikan kesempatan lebih banyak kepada Havertz. ”Saya menikmatinya (pertandingan kemarin, Red). Apalagi bekerja sama dengan pemain idola saya (Marco Reus, Red),” beber Havertz yang musim panas lalu digoda Bayern Muenchen.

Dikutip Sport 1, Loew mengulas kemungkinan Havertz, Halstenberg, dan Brandt terpilih jadi starter dalam laga Jerman selanjutnya. Bulan depan (10/10), Jerman menjamu Argentina dalam uji coba di Signal Iduna Park, Dortmund.

’’(Bukan hanya fans, Red) aku pun menantikan aksi mereka lagi,” kata pelatih yang akrab disapa Jogi tersebut.

Secara terpisah, Halstenberg mengungkapkan, dirinya memang membutuhkan jam terbang lebih banyak untuk semakin memahami permainan Jerman. Sebab, hanya sesama pemain RB Leipzig seperti bek kanan Lukas Klostermann dan striker Timo Werner yang dipahaminya di skuad Die Mannschaft. ”Itulah kenapa Klostermann tahu bola yang saya inginkan (sebelum mencetak gol, Red),” ucap pemilik 3 caps tersebut kepada Bild.

Halstenberg sebenarnya ketiban berkah menjadi starter. Yakni, setelah Nico Schulz (Borussia Dortmund) mengalami cedera robek ligamen telapak kaki kiri.

Sementara itu, atas performa moncernya kemarin, Brandt semakin termotivasi untuk melepas label sebagai pemain spesialis laga uji coba internasional. Sejak kualifikasi Piala Dunia 2018, pengirim assist terbanyak DFB-Pokal 2015–2016 itu memang hanya turun dalam tiga laga nonkompetitif.

Antara lain melawan Austria (3/6/2018), Peru (10/11/2018), dan Serbia pada 21 Maret lalu. ”Aku juga ingin meyakinkan pelatih dan membayarnya (kepercayaan, Red) dengan maksimal,’’ harap pemain 23 tahun yang baru musim ini membela Dortmund itu sebagaimana dikutip Sports Bild.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : ren/c17/dns



Close Ads