alexametrics

Merasa Perlakuan La Liga kepada Atletico dan Real Madrid Berbeda

11 Januari 2021, 21:47:14 WIB

JawaPos.com – Cuaca di mayoritas belahan Spanyol kemarin (10/1) begitu dingin karena badai salju. Imbasnya, laga antara Atletico Madrid versus Athletic Bilbao pada jornada ke-19 La Liga ditunda lantaran lapangan Estadio Wanda Metropolitano tertutup salju.

Keputusan penundaan dari otoritas La Liga tersebut ternyata tidak berlaku untuk laga rival Atletico di klasemen sementara, Real Madrid.

Laga Real kontra Osasuna yang berselisih kurang dari tiga jam itu tetap digelar. Padahal, salju yang mengguyur Estadio El Sadar, markas Osasuna, tak kalah lebat. Petugas lapangan di El Sadar dipaksa bekerja keras untuk membuang salju dari lapangan.

Baca Juga: Akhir-Akhir Ini, Lionel Messi Semakin Enjoy dengan Penampilannya

Real sejatinya sudah mengantisipasi situasi di El Sadar. Sergio Ramos dkk berangkat ke Pamplona, Kota Osasuna, sehari lebih cepat. Itu pun skuad besutan Zinedine Zidane masih tertahan empat jam di Bandara Barajas karena badai salju bisa membahayakan penerbangan.

Dalam situasi yang tidak ideal tersebut, Real gagal menampilkan performa maksimal. Pada babak pertama, tidak sekali pun juara bertahan La Liga itu mampu melepaskan tembakan tepat sasaran. Los Merengues pun harus mengakhiri laga dengan skor kacamata (0-0).

Hasil seri membuat Atletico tetap unggul atas Real di puncak klasemen (38 poin berbanding 37 poin). Yang juga menguntungkan, klub berjuluk Los Colchoneros tersebut baru memainkan 15 laga atau tiga lebih sedikit ketimbang Los Merengues.

’’Ini (laga kontra Osasuna, Red) bukan pertandingan sepak bola dan memang sudah seharusnya ditunda karena cuaca buruk,’’ ucap Zidane kepada Diario AS.

Kiper Real Thibaut Courtois turut mengkritik perlakuan berbeda otoritas La Liga terhadap timnya dan Atletico. Courtois yang juga pernah membela Atletico menyebut otoritas La Liga seolah memperlakukan pemain sebagai badut yang harus tampil dalam sebuah pertunjukan.

’’Bukannya kami tidak mau bertanding. Kami tentu sangat siap (bertanding). Tetapi, saya pikir kondisinya tidak aman. Kami bukan badut yang harus selalu tampil,’’ tuturnya kepada Movistar.

Ketika diwawancarai, Courtois juga menyatakan bahwa kepulangan skuad Real dari Pamplona belum dipastikan. ’’Kami terlalu lelah (untuk datang ke Pamplona, Red) dan tidak tahu kapan bisa pulang,’’ beber Kiper Terbaik Piala Dunia 2018 tersebut.

Selain gagal menyalip Atletico, hasil seri di El Sadar membuat Real kini dibayangi rival klasiknya, FC Barcelona. Kemenangan empat gol tanpa balas Barca di kandang Granada CF kemarin membuat Lionel Messi dkk hanya berjarak tiga poin dari Real.

Barca yang sempat terjerembap di peringkat ke-15 lumayan konsisten dalam sebulan terakhir. Tim asuhan Ronald Koeman tidak terkalahkan dalam delapan jornada terakhir. Enam jornada di antaranya berujung kemenangan.

Meski begitu, Koeman yang sebelumnya mengibarkan bendera putih dalam perburuan juara memilih tidak menganulir ucapannya.

’’Jika semua di skuad kami dalam kondisi terbaik (tidak ada pemain yang absen atau cedera dengan durasi lama, Red), kami bisa bersaing untuk juara. Melihat jarak poin kami dengan pemuncak klasemen, situasi saat ini masih sulit bagi kami,’’ kata Koeman kepada Mundo Deportivo.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : io/c19/dns


Close Ads