alexametrics
Premier League

Tumbangkan West Ham 3-1, Kemenangan Arsenal Pertama di Era Ljungberg

10 Desember 2019, 07:30:39 WIB

JawaPos.com – Arsenal meraih kemenangan pertamanya di bawah asuhan pelatih karteker Fredddie Ljungberg kala melumat West Ham United 3-1 dalam laga pekan ke-16 Premier League di London Stadium pada dini hari tadi WIB.

Sempat tertinggal 0-1 pada babak pertama lewat gol Angelo Ogbonna, Arsenal mampu bangkit dari ketertinggalan dengan membalas tiga gol lewat Gabriel Martinelli, Nicolas Pepe, dan Piere-Emerick Aubameyang dalam rentang waktu sembilan menit pada babak kedua.

Raihan tiga poin membawa Arsenal naik satu peringkat ke posisi sembilan dengan raihan 22 poin, sekaligus memupus tren tak pernah menang dalam sembilan laga di semua kompetisi. Sementara bagi West Ham (16), kekalahan ini semakin membuat mereka diambang zona degradasi dan hanya terpaut satu poin dari Southampton yang menempati posisi ke-18.

Melawat ke London Stadium, The Gunners kesulitan untuk membongkar pertahanan tuan rumah di awal-awal laga. West Ham yang juga sama-sama mengincar kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi tampil mengawali laga dengan intensitas rendah.

Arsenal di atas kertas memang menguasai jalannya pertandingan, namun tak ada satupun serangan pada babak pertama yang benar-benar membahayakan gawang West Ham. Peluang pertama dalam pertandingan ini diperoleh tuan rumah pada menit ke-26 lewat sepakan Pablo Fornals. Sayang, sepakan melengkungnya di dalam kotak penalti masih bisa diselamatkan kiper Bernd Leno.

Tujuh menit jelang pertandingan babak pertama usai, Angelo Ogbonna berhasil membuat seisi stadion bergemuruh. Berawal dari sepakan sudut, bola sempat dihalau Sokratis. Namun masih mengarah kepada Pablo Fornals yang kemudian mengirimkan umpan silang ke tengah kotak penalti dan di akhiri tandukan Ogbonna.

Wasit sempat harus berkonsultasi dengan VAR, namun gol tetap disahkan dan babak pertama berakhir 1-0 untuk keunggulan West Ham.

Meriam London baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-60. Bermula dari serangan balik, bola yang dikuasai Torreira langsung memberikan umpan terobosan kepada Kolasinac yang lolos dari perangkap Offside. Kolasinac kemudian mengirim umpan ke tengah kotak penalti yang langsung disosor Gabriel Martinelli.

Gol itu memberikan semangat bagi anak-anak asuh Ljungberg untuk mendominasi permainan. Hasilnya pun terbukti tujuh menit berselang Nicolas Pepe membawa Arsenal berbalik unggul lewat sepakan keras di dalam kotak penalti.

Gol kedua Arsenal membuat mental West Ham runtuh seketika. Beberapa kali umpan-umpan mendasar mereka selalu mudah dipatahkan tim tamu. Kondisi ini dimanfaatkan betul oleh Arsenal. Aubameyang tak ingin luput mencatatkan namanya di papan skor, berhasil merobek jala gawang West Ham pada menit ke-69 dan membawa Arsenal menjauh 3-1.

Berawal dari serangan balik, Nicolas Pepe membuka ruang kosong di sisi kanan untuk menerima umpan Aubameyang. Tanpa pengawalan berarti, Pepe mengembalikan bola yang disambut sepakan voli Aubameyang di dalam kotak penalti dan tidak bisa diselamatkan kiper.

Meski wasit memberikan perpanjangan waktu hingga tujuh menit, gol Aubameyang itu menjadi gol terakhir dalam laga penutup pekan ke-16. Skor 3-1 untuk kemenangan Arsenal atas West Ham.

“Bagi saya, inilah yang mereka (para pemain, Red) butuhkan untuk menjaga keyakinan mereka. Tergantung pada apa yang mereka lakukan di lapangan,” kata Ljungberg kepada TalkSPORT. “Hal utama yang kami bicarakan adalah percepat permainan dan aliran bola. Passing terlalu slow, gerakan terlalu slow,” lanjutnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Antara


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads