alexametrics
Kualifikasi Euro 2020

Jadi Sasaran Rasis Lagi, Timnas Inggris Akan Tinggalkan Lapangan

10 Oktober 2019, 17:30:59 WIB

JawaPos.com – Kampanye antirasis sudah lama digaungkan Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Faktanya, ejekan rasialis masih terdengar dari tribun penonton dalam kualifikasi Euro 2020. Misalnya, yang terjadi di Stadion Podgorica City saat Montenegro menghadapi Inggris (26/3). Saat itu tiga pemain kulit hitam The Three Lions; Danny Rose, Callum Hudson-Odoi, dan Raheem Sterling; jadi sasaran rasis.

UEFA sudah memberlakukan tiga tahapan yang harus dilaksanakan seandainya rasisme kembali terjadi. Mulai prosedur pelaporan atau komplain ofisial, lalu sudut pandang wasit, hingga diakhiri dengan keputusan menghentikan laga. Tapi, bagi The Three Lions, tahapan ketiga bakal mereka lakukan seandainya mereka kembali menjadi korban rasis.

’’Kami akan langsung meninggalkan lapangan begitu itu (ejekan rasis) terdengar,’’ kata bomber Inggris Tammy Abraham dalam wawancara dengan Sky Sports kemarin (9/10).

Menurut striker Chelsea berusia 22 tahun tersebut, semua pemain The Three Lions sudah muak dengan rasisme di sepak bola. Ditambah, musim ini Tammy pernah menjadi sasaran ejekan rasisme di dunia maya. ’’Ini bukan hanya urusan satu dua pemain, melainkan satu tim. Andai itu menimpa salah seorang di antara kami, semuanya akan merasakan,’’ tuturnya. ’’Kami harus bersikap tegas. Jika sudah merasa tidak nyaman, kami harus berhenti. Bukan (menunggu) wasit,’’ lanjur striker blasteran Inggris-Nigeria tersebut.

Setelah ’’terselamatkan’’ dengan menjalani dua laga kandang sesudah di Montenegro, Harry Kane dkk bakal kembali melakoni laga tandang. Yakni, menantang Republik Ceko di Stadion Sinobo, Praha, Sabtu (12/10). Perlu dicatat, Ceko merupakan salah satu negara kantong rasisme di Eropa.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : ren/dns


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads