alexametrics
Liga Champions

Empat Liga Elite Terancam Kehilangan Kuota di Liga Champions

10 Oktober 2019, 18:30:45 WIB

JawaPos.com – Saat ini Premier League (Inggris), La Liga (Spanyol), Bundesliga (Jerman), dan Serie A (Italia) menikmati kuota empat klub lolos langsung ke fase grup Liga Champions. Keistimewaan itu didapatkan berdasar ranking dari poin koefisien performa klub empat kompetisi tersebut.

Dalam Leaders Sports Business Summit kemarin (9/10), jatah lolos langsung klub empat liga elite Eropa itu untuk Liga Champions 2021–2022 dikurangi. Tiga tim teratas lolos langsung, sedangkan peringkat keempat mengawali kompetisi via playoff.

Chairman Juventus dan European Club Association (ECA) Andrea Agnelli menyatakan, pengurangan tersebut merupakan bagian dari upaya mereformasi kompetisi tertinggi Eropa itu. Selain memangkas kursi lolos langsung ke fase grup empat liga elite, Agnelli mengusulkan penambahan peserta.

Saat ini babak utama kompetisi Liga Champions diikuti 32 tim. Dengan dalih meningkatkan kualitas kompetisi, Agnelli mengusulkan menjadi 48 tim. Perinciannya, jika semula ada delapan grup yang diisi empat klub setiap grupnya, di format baru tetap ada delapan grup, tapi diisi enam klub di tiap grup.

”Apa pun sistem yang berubah, hal itu tak akan berdampak banyak pada klub sekelas Real Madrid atau Paris Saint-Germain. Yang penting dari perubahan sistem ini adalah membuat sistem di mana klub-klub bisa tumbuh dengan sehat,” tutur Agnelli seperti dikutip The Guardian.

Usul Agnelli tersebut ditentang Presiden European League Lars-Christer Olsson. Seperti diberitakan Daily Record, menurut Olsson, menambah jumlah pertandingan Liga Champions akan berdampak pada kompetisi domestik.

Dengan sistem 32 klub yang terbagi dalam delapan grup (tiap grup empat tim), setiap klub akan bermain enam kali di fase grup. Dengan usul Agnelli, setiap klub bisa bermain sepuluh kali di fase grup saja.

”Jumlah laga yang berlipat-lipat banyaknya dari yang ada membuat para pemain berhadapan dengan situasi rawan cedera. Dengan sistem baru Liga Champions, jika disetujui, pemain bisa berlaga 70 sampai 80 laga dalam satu kalender kompetisi,” jelas Olsson.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : dra/tom

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads