alexametrics
Bundesliga Jerman

Bayern Muenchen vs Borussia Dortmund: Bulan Madu Belum Berakhir

9 November 2019, 18:00:45 WIB

JawaPos.com – Hans-Dieter Flick bukan lagi ’’tangan kanan”. Bukan staf pendukung Joachim Loew di timnas Jerman selama 8 tahun dan staf pelatih Bayern Muenchen untuk membantu Niko Kovac 4 bulan terakhir. Hampir sepekan ini, Hansi –sapaan akrabnya– naik pangkat sebagai pelatih interim Bayern.

Ujian pertama pria kelahiran Heidelberg, Jerman, 54 tahun lalu itu sudah menandai debutnya dengan kemenangan 2-0 atas Olympiakos di Liga Champions. Dini hari nanti (10/11), Hansi ditantang untuk menjalani bulan madunya bersama Die Roten dalam laga nomor satu di ranah Jerman, Der Klassiker.

Kabarnya, seperti ditulis Bild, laga melawan Borussia Dortmund di Allianz Arena (siaran langsung Fox Sports 2 pukul 00.30 WIB) jadi penentu kelayakan Hansi sebagai der trainer Bayern. Dengan memenangi Der Klassiker edisi ke-125, minimal Flick akan menakhodai Die Roten sampai akhir musim.

”Yang aku tahu, melawan Dortmund adalah garis finis. Kami ingin melewatinya dengan sempurna. Aku tak peduli dengan hal-hal lain saat ini (termasuk masa depannya, Red),’’ ucap Hansi di Saebener Strasse, kamp latihan Bayern, kemarin (8/11) di laman resmi klub.

Ada handicap di hadapan pelatih interim seperti Hansi menghadapi Der Klassiker. Dua pelatih interim Bayern sebelum dia tak pernah memenanginya. Reinhard Saftig meraih hasil lumayan dengan menahan imbang 3-3 Dortmund di Westfalenstadion pada musim 1982–1983. Di sisi lain, Soren Lerby (1991–1992) merasakan kekalahan tiga gol tanpa balas di Muenchen.

Bagaimana dengan Hansi? Ada hal positif yang diambil mantan pelatih TSG 1899 Hoffenheim itu dari laga kontra Olympiakos. Yakni, keseimbangan permainan harus terjaga. ’’(Joshua) Kimmich (gelandang bertahan Bayern, Red) berlari 13,6 kilometer dan (Thomas) Mueller (gelandang serang Bayern) 12,6 kilometer. Jadi, aku tidak hanya fokus dalam bertahan. Kami juga mampu menciptakan banyak gol lagi,” tutur Hansi.

Berkaca pada Der Klassiker musim lalu di Allianz Arena, Bayern sukses menang lima gol tanpa balas. Momen tersebut melipatgandakan spirit bomber Bayern Robert Lewandowski. Total, Lewy –sapaan akrabnya– mengoleksi empat gol dari dua kali pertemuan melawan Dortmund di Bundesliga musim lalu.

Tapi, Dortmund punya senjata untuk meredam Lewy. Sama-sama berpredikat mantan. Dia adalah bek tengah Mats Hummels. Pada duel di DFL-Supercup awal Agustus lalu, Hummels yang baru pindah dari Bayern belum masuk komposisi pelatih Lucien Favre karena cedera.

Menurut Direktur Sepak Bola Dortmund Michael Zorc, Hummels bakal menghentikan produktivitas Lewy musim ini. ’’Dia (Hummels) memahami kelemahan mantan rekan-rekannya (di Bayern). Karena itu, kami membawanya ke sini (Dortmund),” ujar Zorc kepada Sky Deutschland.

Perkiraan Pemain
Bayern Muenchen (4-2-3-1): 1-Neuer (g/c); 5-Pavard, 8-Martinez, 27-Alaba, 19-Davies; 32-Kimmich, 18-Goretzka; 22-Gnabry, 25-Mueller, 29-Coman; 9-Lewandowski
Pelatih: Hans-Dieter Flick

Borussia Dortmund (4-2-3-1): 1-Buerki (g); 26-Piszczek (c), 16-Akanji, 15-Hummels, 14-Schulz; 28-Witsel, 6-Delaney; 5-Hakimi, 19-Brandt, 23-Hazard; 9-Alcacer
Pelatih: Lucien Favre

Wasit: Felix Zwayer
Stadion: Allianz Arena
Live: Fox Sports 2 pukul 00.30 WIB
Asian Handicap 0:1

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : ren/dns



Close Ads