alexametrics
Kualifikasi Euro 2020

Keliru Lagu Kebangsaan Andorra, Malah Sebut Fans Armenia

9 September 2019, 19:30:55 WIB

JawaPos.com El Gran Carlemany seharusnya baru berkumandang Rabu dini hari (11/9) di Stade de France. Namun, lagu kebangsaan Andorra itu malah hadir kemarin (8/9) saat Prancis versus Albania di Stade de France.

Daily Mail pun menunjukkan ekspresi kebingungan yang melanda para pemain Albania. Dalam tayangan video, kapten Albania Mergim Mavraj sempat menengok dengan wajah memerah kepada rekannya, Ardian Ismajli.

Atas insiden itu, entraineur Prancis Didier Deschamps bergegas menghampiri pelatih Albania Edoardo Reja dan berbicara. Wasit asal Spanyol Jesus Gil Manzano pun sepakat seremoni pemutaran lagu kebangsaan Albania diulang.

Tapi, di tribun, suporter Albania tidak bisa menerima kesalahan lagu kebangsaan dengan legawa. Dengan berteriak-teriak, mereka meminta secepatnya El Gran Carlemany, lagu kebangsaan Andorra itu, diganti Himni i Flamurit, lagu kebangsaan Albania.

”Bagaimana mungkin ini terjadi, UEFA? Ini bukan lagu kebangsaan kami!” cuit @kloppoynwa. ’’Ini bukan salah UEFA, melainkan panpel pertandingan Prancis yang tak becus bekerja. UEFA, segera beri sanksi mereka!” tulis @JamesDba di akun Twitter-nya.

Kegeraman pendukung Albania kembali terbakar gara-gara insiden selanjutnya. ’’Kami meminta maaf kepada fans Armenia atas kesalahan ini dan berharap fans Armenia menghormati lagu kebangsaannya,” ucap pemandu acara. Segera saja pemandu acara di Stade de France mendapat boo dari fans Armenia, eh Albania, yang hadir. Kesalahan lagu kebangsaan Albania total menyita waktu sampai tujuh menit dari jadwal kickoff.

Pasca pertandingan, Deschamps sebagaimana diberitakan The Telegraph meminta maaf atas ketidakprofesionalan tuan rumah. Pelatih yang mengantarkan Prancis juara dunia 2018 itu menyatakan, pihaknya sudah berupaya maksimal untuk memperbaiki situasi. ”Hal ini memang tidak seharusnya terjadi. Saya memahami posisi suporter Albania dan sangat memahami pertandingan terhenti di awal karena kami harus menunggu tim Albania mendapatkan lagu kebangsaan mereka,” papar Didi, sapaan akrab Deschamps.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : dra/dns



Close Ads