alexametrics

Kejayaan Eropa di Serie A Itu Capaian Masa Lalu

9 Januari 2022, 10:04:35 WIB

Di balik suksesnya memberikan trofi juara Liga Europa kepada Chelsea musim 2018–2019 dan mengamankan empat besar di Premier League, permainan The Blues –julukan Chelsea– angin-anginan.

Chelsea gagal menyerap gaya permainan Sarri-ball di musim 2018–2019. Cesar Azpilicueta dkk gagal mencapai keseimbangan permainan. Lemah dalam menyerang, bobrok dalam bertahan. Sama persis dengan statistik Lazio di Serie A musim ini. ’’Lazio merasakan kesulitan serupa dengan Chelsea,’’ ucapnya.

Begitu pula dengan Il Lupi. Di tangan pelatih yang menjuarai Liga Champions dua kali (2003–2004 dan 2009–2010) itu, Roma di Serie A musim ini hanya menciptakan 32 gol dan kemasukan 24 gol dari 20 giornata pertama.

Itu masih jauh dari musim lalu ketika menciptakan 44 gol dan kebobolan 33 gol dalam 20 laga pertama Serie A. ’’Percayalah, ini bagian dari perkembangan mereka,’’ klaim Zola.

Memasukkan dimensi permainan berbeda itulah yang tidak dilakukan Simone Inzaghi di Inter Milan.

Sebab, di klub sebelumnya, SS Lazio, Simo –sapaan Inzaghi– memiliki aspek permainan yang hampir sama seperti Inter. Lazio dan Nerazzurri –julukan Inter– memainkan skema tiga bek.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : ren/c18/dra

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads