alexametrics
Europa League

Gara-gara Fans Lazio, Roma Kembali Kena Stigma Kota Tukang Tikam

8 November 2019, 18:00:06 WIB

JawaPos.com – Dua musim lalu, dua tifosi AS Roma dikirim ke penjara karena kedapatan menganiaya seorang pendukung Liverpool. Insiden itu terjadi jelang first leg semifinal Liga Champions. Musim ini insiden yang nyaris mirip terulang di ibu kota Italia tersebut. Bedanya, kali ini diduga melibatkan rival sekota Roma, Lazio.

Dua pendukung Celtic ditikam beberapa jam sebelum matchday keempat fase grup Liga Europa antara Celtic dan Lazio dini hari tadi WIB. Peristiwa tersebut terjadi di pusat kota Roma. Pihak kepolisian Italia mengonfirmasi bahwa ada perkelahian di depan sebuah pub Irlandia. Bentrokan fisik berlanjut dengan penikaman seorang pria berusia 52 tahun tadi malam. Insiden penikaman suporter tamu ini pernah menjadi perhatian di kota Roma. Bahkan, ibu kota Italia itu sempat dijuluki sebagai ”stab city”. Isu itu sempat menyeruak ketika Roma menjadi tuan rumah final Liga Champions 2009 antara Barcelona versus Manchester United. Kini, Roma kembali dihantui stigma sebagai kota tukang tikam.

Salah seorang korban lainnya berusia 35 tahun yang juga tidak disebutkan identitasnya kemudian diserang di Piazza Beniamino Gigli. Lokasi penyerangan tidak jauh dari pub. Keduanya kemudian dirawat di rumah sakit Policlinico Umberto I. Seorang saksi menyatakan kepada Sky bahwa ada sekitar empat atau lima orang bertopeng yang menyerang sekelompok penggemar Celtic ketika sedang di luar pub.

’’Akan ada polisi di seluruh penjuru kota mulai H-1 hingga H+1 pertandingan. Semua suporter disarankan untuk kooperatif mengikuti arahan polisi setiap saat,’’ bunyi pernyataan resmi Celtic.

Menurut perkiraan, ada sekitar 9.000 pendukung Celtic yang melawat ke Roma dini hari tadi WIB. Sebelumnya, pihak klub sudah memperingatkan kemungkinan panasnya tensi laga dini hari tadi WIB.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : io/bas



Close Ads