alexametrics
Europa League

Emery Sudah Buang Sial, Arsenal Kok Masih Susah Menang

8 November 2019, 16:00:03 WIB

JawaPos.com – Tactician Arsenal Unai Emery sebenarnya sudah berusaha ’’buang sial’’ bagi timnya. Dia mengganti kapten Granit Xhaka dengan striker Pierre-Emerick Aubameyang. Keputusan itu dibuat pada H-1 pertandingan melawan Vitoria de Guimaraes pada matchday keempat fase grup Liga Europa kemarin. Anehnya, Aubameyang tidak disertakan dalam skuad. Sebagai ganti, bek tengah Rob Holding menjadi kapten.

Meski sudah mengganti kapten tim, tren buruk masih menyertai timnya. Itu merujuk pada hasil 1-1 The Gunners –julukan Arsenal– kontra Vitoria. Itu laga keenam yang berujung gagal menang. Perinciannya, 4 di Premier League, 1 Piala Liga, dan 1 Liga Europa. Tiga di antaranya terjadi saat ban kapten masih menjadi milik Xhaka.

Itu bukti bahwa Emery belum memperbaiki hal yang sejatinya sudah menjadi handicap pada debutnya musim lalu. Kala itu ada delapan laga Arsenal yang berujung gagal menang saat unggul lebih dulu. Jumlah tersebut bisa memburuk musim ini karena kompetisi belum mencapai separo jalan.

Bek Shkodran Mustafi bahkan frustrasi dengan strategi yang dipilih Emery. Itu merujuk pada eks pelatih Sevilla dan PSG tersebut yang menerapkan back three pada laga kemarin. Meski membuat Arsenal unggul pada menit ke-80, Mustafi mengaku kesulitan menemukan ritme pada babak pertama yang seharusnya bisa dihiasi gol. Bek asal Jerman itu semakin sebal karena Vitoria mampu memaksakan hasil imbang via gol striker Bruno Duarte pada injury time.

Hasil seri itu menggagalkan peluang Arsenal untuk mengunci tiket lebih cepat ke fase knockout. Ya, Arsenal bisa memastikan lolos jika mereguk poin penuh pada laga yang dihelat di Estadio D. Afonso Henriques tersebut.

’’Saya sangat ingin semuanya selesai (dengan skor 1-0, Red). Tapi, kami main dengan tiga bek yang tidak terlalu lama kami terapkan (dalam latihan dan pertandingan, Red) sehingga butuh waktu untuk adaptasi,’’ keluh bek 27 tahun itu seperti dilansir Goal.

Hasil kemarin kian menumpuk kekesalan Emery. Bagaimana tidak, Arsenal hanya merasakan sekali kemenangan dalam enam pertandingan di semua ajang.

Rentetan hasil itu membuat rumor yang menyebutkan bahwa posisinya terancam kian kencang. Salah seorang suksesor yang dihubung-hubungkan bakal menggusur posisinya adalah eks pelatih Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United Jose Mourinho.

’’Hasil mengecewakan. Kami akan memastikannya (tiket ke fase knockout, Red) pada pertandingan berikutnya (melawan Eintracht Frankfurt pada matchday kelima, 29/11),’’ kata Emery. ’’Akulah pelatihnya!’’ bantah Emery tentang gosip Mou merapat ke Arsenal dalam waktu dekat.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : io/bas



Close Ads